
Ilustrasi perjalanan kereta api. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com - Kualitas layanan transportasi publik di Indonesia dinilai telah mengalami kemajuan signifikan dan kini mampu bersaing dengan berbagai negara maju. Salah satu contoh yang kerap menjadi sorotan adalah transformasi layanan yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam beberapa tahun terakhir.
Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno menilai perkembangan layanan transportasi publik nasional menunjukkan standar yang semakin tinggi, baik dari sisi operasional, kenyamanan, maupun pengalaman pelanggan. Penilaian tersebut ia sampaikan dalam podcast bertajuk “Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global!” di Marketeers TV.
Menurut Djoko, peningkatan kualitas layanan yang dilakukan secara konsisten telah membuat KAI menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan transportasi publik di Indonesia. Berbagai inovasi yang dihadirkan turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel.
“Konsistensi dalam menghadirkan layanan berkualitas membuat banyak perusahaan menjadikan KAI sebagai sumber inspirasi, tidak hanya perusahaan transportasi,” ujar Djoko Setijowarno.
Ia menilai kualitas layanan transportasi publik di Indonesia saat ini tidak lagi tertinggal dari negara lain. Bahkan, dalam sejumlah aspek, Indonesia dinilai memiliki keunggulan tersendiri yang mencerminkan kemampuan operator transportasi dalam memahami kebutuhan pengguna.
Djoko mencontohkan, tingkat kedisiplinan pengguna transportasi publik di Indonesia turut menjadi faktor pendukung terciptanya layanan yang baik. Ia membandingkannya dengan beberapa kota besar dunia seperti Paris yang masih menghadapi praktik penumpang menerobos gerbang masuk untuk menghindari pembayaran tiket. Kondisi tersebut relatif jarang ditemukan di Indonesia.
Pengalaman melakukan studi banding ke berbagai negara juga membuat Djoko melihat bahwa sejumlah layanan transportasi publik di Indonesia memiliki daya saing yang kuat. Bahkan, beberapa fasilitas yang tersedia dinilai dikelola lebih baik dibandingkan negara-negara yang selama ini kerap dijadikan rujukan.
Salah satu keunggulan yang disorot adalah tersedianya fasilitas musala di stasiun-stasiun KAI. Fasilitas tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa layanan transportasi publik di Indonesia memperhatikan aspek sosial dan budaya pengguna.
“Fasilitas seperti ini tidak banyak ditemukan di negara lain. Bahkan, stasiun perkotaan yang dilengkapi fasilitas musala dengan standar layanan yang baik kemungkinan hanya dapat ditemukan di Indonesia. Kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan bahwa layanan KAI tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga mampu memahami kebutuhan sosial dan budaya masyarakat yang dilayaninya,” kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
