
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/5)/(Bakom RI).
JawaPos.com - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diklaim mulai menunjukkan dampak nyata bagi ekonomi keluarga Indonesia.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia, Muhammad Qodari, mengatakan, melalui harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, program ini diperkirakan mampu menghemat pengeluaran masyarakat hingga Rp33,02 triliun dalam setahun.
Ia bilang manfaat tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan langsung dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi keluarga yang setiap hari menghitung pengeluaran dengan cermat, penghematan ini sangat berarti. Ini bukan sekadar kalkulasi di atas kertas, melainkan manfaat nyata yang sudah dirasakan masyarakat di lapangan,” ujar Qodari dalam konferensi pers Update Program Prioritas Pemerintah (PHTC) di Jakarta, Rabu (10/6).
Penghematan tersebut dihitung dari dua komoditas yang digunakan hampir setiap hari oleh masyarakat, yakni LPG 3 kilogram dan minyak goreng MinyaKita.
Saat ini, harga LPG 3 kilogram di pasaran berkisar Rp20.000 per tabung, sementara di KDKMP dijual sekitar Rp16.000. Adapun MinyaKita yang umumnya dijual Rp21.000 per liter, tersedia di koperasi dengan harga Rp15.700 per liter.
Berdasarkan data BPH Migas dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, rumah tangga dengan tiga hingga empat anggota keluarga rata-rata mengonsumsi empat tabung LPG dan empat liter minyak goreng setiap bulan. Sementara itu, hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 (PK-25) mencatat terdapat sekitar 74 juta keluarga di Indonesia.
Dengan mempertimbangkan jumlah keluarga, pola konsumsi, dan selisih harga yang ditawarkan KDKMP, total penghematan yang dapat dinikmati masyarakat diperkirakan mencapai Rp33,02 triliun per tahun.
*Cerita Warga Manfaat KDKMP*
Qodari kemudian menceritakan dampak yang dirasakan masyarakat dari selisih harga LPG dan MinyaKita tersebut. Cerita pertama datang dari Desa Sambeng Kulon, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022