Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2026 | 05.00 WIB

Terkoreksi Double Digit, Laba Bersih Astra International Kuartal I 2026 hanya Rp 5,85 Triliun

PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih Rp 5,85 triliun pada kuartal I 2026. (ANTARA) - Image

PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih Rp 5,85 triliun pada kuartal I 2026. (ANTARA)

JawaPos.com - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih Rp 5,85 triliun pada kuartal I 2026, atau menurun 16 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Rp 6,93 triliun pada periode sama tahun 2025.

“Pada kuartal I 2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Namun, bisnis-bisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut,” ujar Presiden Direktur ASII Rudy sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (31/4).

Laba bersih perseroan ditopang oleh pendapatan bersih yang senilai Rp 78,67 triliun pada kuartal I 2026, atau menurun 6 persen (yoy) dibandingkan senilai Rp 83,36 triliun pada periode sama tahun 2025.

Adapun, rincian pendapatan diantaranya dari lini usaha penjualan barang tercatat menurun 7,1 persen (yoy) menjadi Rp 53,74 triliun, lini usaha jasa dan sewa menurun 6,19 persen (yoy) menjadi Rp 16,43 triliun. Sementara, lini usaha jasa keuangan tumbuh 6,80 persen (yoy) menjadi Rp 8,49 triliun

Seiring penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan ikut menurun 4,72 persen (yoy) menjadi senilai Rp 63,17 triliun pada kuartal I 2026, dibandingkan senilai Rp 66,30 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan itu, Rudy memproyeksikan ke depan kondisi pasar masih akan menantang di tengah ketegangan geopolitik, khususnya terkait perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“Kami akan terus mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, dengan tetap fokus dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujar Rudy.

Dari sisi neraca, total aset Astra International tercatat senilai Rp 517,80 triliun per kuartal I 2026, atau tumbuh 2,06 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun, total aset perseroan terdiri dari ekuitas perseroan yang senilai Rp 239,12, serta liabilitas yang senilai Rp 224,68 triliun.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore