
Ilustrasi emas antam. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Pergerakan harga emas pada pekan depan diproyeksikan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan terkoreksi. Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menilai, harga logam mulia berpotensi turun hingga menembus level Rp 2,8 juta per gram apabila tekanan di pasar global berlanjut.
Ibrahim menjelaskan, pada penutupan perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia berada di level USD 4.834 per troy ounce. Sementara itu, harga logam mulia di dalam negeri ditutup pada posisi Rp 2.868.000 per gram.
Menurut dia, jika terjadi koreksi, maka level support pertama emas dunia berada di USD 4.703 per troy ounce. Sedangkan harga logam mulia domestik diperkirakan berada di kisaran Rp 2.838.000 per gram.
“Jadi ada kemungkinan besar turunnya adalah Rp30.000. Kemudian kalau seandainya turun lagi, support kedua itu di USD 4.441 troy ounce,” ujar Ibrahim dalam analisisnya, Minggu (19/4).
Ia juga menyampaikan, apabila tekanan jual berlanjut, maka support kedua emas dunia diperkirakan berada di USD 4.441 per troy ounce. Untuk harga logam mulia, level tersebut setara di kisaran Rp 2.785.000 per gram.
“Kalau memang harga emas turun, kemungkinan akan jebol di bawah Rp 2.800.000,” imbuhnya.
Di sisi lain ia menyampaikan bahwa peluang penguatan juga masih terbuka. Ibrahim menyebut, apabila harga emas dunia naik, maka level resistance pertama berada di USD 4.945 per troy ounce. Sedangkan harga logam mulia domestik berpotensi naik ke Rp 2.898.000 per gram.
Selanjutnya, jika sentimen fundamental mendukung, harga emas dunia bisa melesat ke USD 5.152 per troy ounce. Dalam skenario tersebut, harga logam mulia pekan depan berpeluang menembus Rp 3.100.000 per gram.
"Apabila naik, nanti bisa kelihatan dari data fundamental, jadi di USD 5.152 per troy ounce. Ada kemungkinan itu akan jebol di atas USD 5.152 per troy ounce, kemudian logam mulia di minggu depan bisa tembus di level Rp 3.100.000 per gram," ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat empat faktor utama yang akan sangat memengaruhi arah pergerakan harga emas dunia dalam waktu dekat. Yakni tensi geopolitik global, dinamika politik di Amerika Serikat, kebijakan bank sentral, serta perang dagang antarnegara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022