
Ilustrasi aset digital cryptocurrency atau kripto. (Wealth Professional)
JawaPos.com–Penurunan harga aset kripto kembali terjadi dalam beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan investor, terutama pemula. Fase ini dikenal sebagai bear market kripto, yaitu periode ketika harga aset digital turun signifikan dalam waktu yang cukup panjang.
Dalam kondisi seperti ini, banyak investor cenderung panik dan menjual asetnya. Padahal, bagi investor berpengalaman, bear market justru menjadi momen penting untuk menyusun strategi dan mencari peluang investasi jangka panjang.
Mengutip laman Pintu, secara umum, bear market terjadi setelah harga aset mencapai titik tertinggi (all-time high/ATH) dan mengalami koreksi. Penurunan ini bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, hingga sentimen pasar.
Baca Juga:TCL Bermitra dengan INFORMA Rilis TV A400 Pro NXT Vision di Indonesia, Usung Teknologi QD-Mini LED
Pasar kripto sendiri dikenal memiliki siklus, yang sering dikaitkan dengan momen Bitcoin halving, peristiwa berkurangnya imbalan bagi penambang yang terjadi setiap sekitar empat tahun. Dalam siklus tersebut, fase penurunan biasanya diikuti periode pemulihan hingga kembali mencetak rekor harga baru.
Di tengah kondisi ini, ada sejumlah strategi yang bisa dilakukan agar investor tidak hanya bertahan, tetapi juga tetap memiliki peluang keuntungan. Salah satu langkah awal adalah bersabar dalam menentukan aset dan harga beli.
Investor disarankan menyusun daftar aset yang memiliki fundamental kuat, lalu menentukan target harga masuk secara bertahap. Pendekatan ini membantu menghindari keputusan impulsif saat pasar bergejolak.
Selain itu, menjaga modal menjadi prioritas utama. Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA), yaitu membeli aset secara rutin dalam jumlah tetap, dinilai efektif untuk mengurangi risiko fluktuasi harga. Dengan metode ini, harga beli rata-rata cenderung lebih stabil dibandingkan membeli sekaligus dalam jumlah besar.
Sebagai ilustrasi, investor yang membeli Bitcoin secara bertahap sepanjang periode penurunan biasanya mengalami risiko kerugian lebih kecil dibandingkan mereka yang langsung membeli di harga puncak.
Fokus pada fundamental aset juga penting. Bear market sering kali menjadi ujian bagi proyek kripto, di mana hanya aset dengan utilitas jelas dan dukungan kuat yang mampu bertahan. Dalam hal ini, Bitcoin masih menjadi pilihan utama banyak investor karena likuiditas tinggi dan rekam jejak pemulihannya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
