
Papan informasi data saham Gedung BEI, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa memfokuskan pada efisiensi guna meningkatkan daya saing di tengah tantangan industri serta fluktuasi nilai tukar yang masih memengaruhi struktur biaya perseroan.
Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi, mengatakan perseroan akan melanjutkan pendekatan yang telah diterapkan pada 2025, terutama dalam pengendalian biaya dan manajemen risiko. "Kami melakukan optimalisasi biaya dari hulu hingga hilir, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga pengendalian beban keuangan dan risiko nilai tukar," ujarnya dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (10/4).
Strategi tersebut mencakup pengendalian beban bunga, efisiensi operasional, serta penerapan lindung nilai (hedging) guna menekan dampak fluktuasi kurs. Hal ini penting mengingat sebagian besar bahan baku perseroan masih bergantung pada impor.
Dengan langkah tersebut, perseroan menargetkan penjualan sekitar USD160 juta dan laba bersih sebesar USD3 juta pada 2026. Manajemen optimistis target tersebut dapat tercapai jika strategi efisiensi berjalan sesuai rencana.
Untuk mendukung operasional, Latinusa mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD2,1 juta pada 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar USD2,3 juta. Dana tersebut akan difokuskan untuk menjaga keandalan fasilitas produksi di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Direktur Keuangan NIKL, Irvan Muhson Jauhari, menjelaskan bahwa capex terdiri dari USD1,8 juta untuk mesin dan peralatan utama serta USD0,3 juta untuk peralatan pendukung. Investasi ini diarahkan untuk memastikan kualitas produksi tetap sesuai dengan kebutuhan pasar.
Menurut Jetrinaldi, peningkatan kualitas menjadi kunci di tengah permintaan domestik yang masih terbatas. Perseroan menilai produk dengan spesifikasi tinggi akan lebih diminati konsumen, sehingga menjaga keandalan pabrik menjadi prioritas utama.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
