
Ilustrasi Artificial intelligence (AI). (www.istockphoto.com)
JawaPos.com - Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pasar kerja yang makin tidak menentu, banyak dari kita merasa cemas. Keterampilan apa yang sebenarnya harus dipelajari agar tetap relevan dalam sepuluh tahun ke depan? Bahasa pemrograman mulai diambil alih AI, dan kemampuan bahasa asing kini terbantu oleh perangkat lunak penerjemah instan.
Dunia kerja memang tidak bisa diprediksi, mulai dari gejolak politik hingga krisis demografi. Namun, di balik ketidakpastian tersebut, ada beberapa kemampuan dasar yang sering kali luput dari perhatian, padahal menjadi penentu kesuksesan jangka panjang.
Berdasarkan pengamatan mendalam terhadap berbagai kelompok, mulai dari pelajar hingga profesional, terdapat pola tertentu yang menjadi prediktor keberhasilan. Orang-orang yang memiliki "keterampilan abadi" ini cenderung lebih mudah dipekerjakan dan mampu bertahan dalam kondisi apa pun.
Dilansir dari YourTango, memperkuat kemampuan ini tidaklah rumit, cepat, dan gratis, namun dampaknya luar biasa bagi kehidupan sehari-hari di kantor maupun di rumah. Berikut adalah tiga keterampilan abadi yang wajib Anda kuasai.
1. Jago Menemukan Informasi yang Akurat
Di era saat ini, kita justru sedang dibanjiri oleh informasi. Namun, ironisnya, semakin sedikit orang yang benar-benar pandai menemukan apa yang mereka butuhkan. Mengandalkan AI seperti ChatGPT untuk pertanyaan kompleks sering kali hanya menghasilkan ringkasan yang dangkal atau bahkan tidak akurat.
Sering kali, "pengetahuan latar belakang" inilah yang membuat perbedaan antara sekadar memperbaiki masalah di tempat kerja dan memahami dari mana masalah itu berasal serta bagaimana mencegahnya terjadi lagi. Tanpa kemampuan riset mandiri, seseorang akan terus bergantung pada instruksi spesifik dan gagal mengatasi kekacauan sehari-hari.
Kemandirian dalam mencari solusi adalah aset mahal. Saat seseorang menemui jalan buntu, naluri pertamanya seharusnya bukan menyerah dan meminta bantuan, melainkan mencari jalan keluar secara mandiri. Pelajari cara memecahkan masalah sendiri, dan Anda akan siap menghadapi tantangan baru yang tidak dapat dipersiapkan secara spesifik saat ini.
Untuk menguasai ini, biasakan memeriksa sumber saat menggunakan AI. Mintalah AI melaporkan sumbernya, lalu verifikasi sendiri. Dengan begitu, Anda terhindar dari disinformasi dan "halusinasi" AI, sekaligus memperdalam pemahaman tentang topik yang sedang Anda kerjakan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
