
Warga membeli kebutuhan sehari-hari pada gerai sembako dan klinik kesehatan Koperasi merah Putih. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com-Rencana pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih dinilai perlu belajar dari pengalaman koperasi di masa lalu agar tidak mengulang kegagalan yang sama.
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, mencontohkan bahwa kegagalan Koperasi Unit Desa (KUD) pada masa lalu dapat menjadi pelajaran penting dalam merancang koperasi baru yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, salah satu penyebab utama kegagalan KUD adalah adanya penyeragaman program di seluruh wilayah Indonesia, tanpa mempertimbangkan kondisi serta potensi ekonomi yang berbeda di tiap desa.
Selain itu, KUD juga dinilai terlalu bergantung pada fasilitas pemerintah sehingga tidak berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri.
“Enggak cuma itu, KUD juga cuma ngurusin kegiatan ekonomi usaha tani di sektor hulu yang nilai tambahnya tidak optimal alias relatif kecil. Enggak ada upaya strategi untuk hilirisasi produk pertanian daerah setempat yang dikelola koperasi,” ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (15/3).
Ia menambahkan, lemahnya kaderisasi juga menjadi faktor lain yang menyebabkan banyak koperasi tidak mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Faktor kegagalan lainnya adalah kurangnya kaderisasi dan membuat pelaksanaan KUD bergantung pada figur tertentu. Pembentukan pengurusnya pun tidak berbasis pada kebutuhan dan inisiatif masyarakat, membuat legitimasi dan komitmen anggota menjadi lemah,” jelasnya.
Karena itu, Eliza berharap pengembangan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfokus pada penyediaan kebutuhan pokok serta layanan keuangan, tetapi juga mampu mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
