
Pegawai berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat seiring mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.
IHSG ditutup menguat 99,87 poin atau 1,24 persen ke posisi 8.131,74. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,49 poin atau 1,03 persen ke posisi 829,43.
"IHSG tetap menguat mengikuti Bursa kawasan Asia. Meskipun begitu, penguatan tertahan oleh keputusan FTSE Russell untuk menunda review indeks Indonesia yang semula dijadwalkan pada Maret 2026," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Selasa
Dari dalam negeri, kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dinilai berangsur-angsur mulai pulih kembali, selain didukung oleh tren penguatan indeks Bursa global dan harga komoditas.
Di sisi lain, rilis data penjualan ritel Desember yang turun ke level terendah dalam empat bulan juga mencerminkan melemahnya permintaan konsumen meskipun masih ada berbagai langkah dukungan dari pemerintah.
Dari kawasan Asia, Jepang, penguatan didukung oleh ekspektasi bahwa kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu akan memungkinkannya mendorong peningkatan belanja dan pemangkasan pajak
Pelaku pasar juga merespons positif pernyataan bahwa langkah stimulus Jepang tersebut tidak akan semakin membebani keuangan publik Jepang.
Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,93 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang naik masing- masing sebesar 2,53 persen dan 1,83 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NZIA, OKAS, SOCI, INDX dan SDMU. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ZONE, HOMI, BELL, NSSS dan MYOR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.451.251 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,83 miliar lembar saham senilai Rp20,39 triliun. Sebanyak 556 saham naik 144 saham menurun, dan 116 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.286,60 poin atau 2,28 persen ke posisi 57.650,50, indeks Hang Seng menguat 155,99 poin atau 0,58 persen ke posisi 27.183,15, indeks Shanghai menguat 5,28 poin atau 0,13 persen ke posisi 4.128,37, dan indeks Straits Times menguat 3,41 poin atau 0,07 persen ke 4.964,25.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
