
Proyek RDMP Balikpapan/(Istimewa).
JawaPos.com - PT Semen Indonesia Persero Tbk (SIG) memasok 115.609 ton semen untuk pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, proyek kilang minyak terbesar dan termodern di Indonesia.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, keterlibatan SIG dalam proyek RDMP Balikpapan dilakukan melalui pasokan semen tipe V DuPro+ HSR yang digunakan pada pekerjaan peningkatan kilang eksisting.
“Keterlibatan dalam pembangunan RDMP juga merupakan bentuk dukungan terhadap Astacita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi, serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi,” kata Vita, dikutip dari Antara, Mingg (25/1).
RDMP Balikpapan merupakan Proyek Strategis Nasional yang menjadi bagian dari kebijakan penguatan ketahanan dan kemandirian energi nasional. Kilang ini diproyeksikan memiliki kapasitas pengolahan sekitar 360 ribu barel minyak per hari, menjadikannya fasilitas pengolahan terbesar di dalam negeri.
Pengembangan RDMP Balikpapan sejalan dengan agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pengurangan ketergantungan impor energi melalui peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri serta penguatan industri hilir migas.
Proyek yang dibangun sejak 2019 tersebut mencakup fasilitas penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga sistem pendukung rantai pasok energi. Modernisasi kilang eksisting ini ditujukan untuk meningkatkan volume dan kualitas bahan bakar minyak, sekaligus menyesuaikan standar lingkungan yang lebih ketat.
Menurut Vita, semen, yang dikontribusikan SIG dalam proyek RDMP, dirancang untuk pekerjaan konstruksi di lingkungan ekstrem dan telah digunakan pada berbagai proyek infrastruktur energi dan transportasi berskala besar.
Sejumlah proyek yang tercatat menggunakan produk tersebut antara lain PLTU Karangkandri, PLTU Pacitan, PLTU Suralaya, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Adipala Cilacap, PLTU Indramayu, PLTGU Tenayan Riau, Dermaga Kalibaru, dan Jembatan Youtefa.
Pemerintah menempatkan pengembangan kilang sebagai instrumen penting untuk menekan impor bahan bakar minyak, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka menengah dan panjang.
Presiden Prabowo Subianto, saat meresmikan RDMP Balikpapan, mengungkapkan harapannya agar ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) dapat terus berkurang.
RDMP Balikpapan memiliki total investasi setara Rp123 triliun. Proyek tersebut bertujuan untuk memodernisasi kilang yang ada sehingga akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia serta memperkuat ketahanan energi nasional.
RDMP Kilang Balikpapan memungkinkan mengelola hingga 360 ribu barel minyak per hari. Kapasitas itu setara dengan 22-25 persen atau seperempat dari kebutuhan nasional.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
