
BARANG MILIK NEGARA: Aset Kelolaan LMAN di Jl. Basuki Rahmat Surabaya Siap Menggandeng Mitra Kerja Sama. (Dok. LMAN)
JawaPos.com - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) tancap gas pada 2026 dalam upaya optimalisasi aset negara agar memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi negara serta masyarakat. Salah satu fokus pengelolaan LMAN adalah aset strategis bernilai ekonomi tinggi yang terdapat di Surabaya.
Berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Embong Kaliasin, aset itu merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang diserahkelolakan kepada LMAN pada 2024. LMAN telah melakukan berbagai langkah pengamanan, baik dari sisi fisik, administrasi, maupun legal. Saat ini, LMAN telah memiliki dokumen kepemilikan Sertifikat Hak Pakai a.n. Pemerintah RI.
Kepastian hukum menjadi fondasi penting bagi LMAN dalam mendorong pemanfaatan aset negara. Dengan dasar hukum yang kuat, aset negara dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara serta aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.
Direktur Utama (Dirut) LMAN Kristijanindyati Puspitasari menegaskan, optimalisasi merupakan bagian dari strategi dalam pengelolaan aset negara. “Optimalisasi aset tidak hanya bertujuan menjaga aset tetap aman, tetapi juga mendorong kontribusi terhadap PNBP dan pertumbuhan ekonomi daerah. Mengelola aset negara sama artinya dengan melindungi aset publik,” ujar Kristijanindyati Puspitasari, Selasa (13/1).
BARANG MILIK NEGARA: Aset Kelolaan LMAN di Jl. Basuki Rahmat Surabaya Siap Menggandeng Mitra Kerja Sama. (Dok. LMAN)
Dalam konteks ini, LMAN menjalankan peran strategis tidak hanya sebagai pengelola, tetapi juga sebagai pengatur aset negara yang memastikan pemanfaatan aset dilakukan secara optimal dan berkelanjutan. Pendayagunaan aset diarahkan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi negara, baik melalui peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun dampak positif bagi perekonomian dan sosial di sekitarnya.
Optimalisasi aset tersebut juga dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. LMAN memastikan bahwa setiap langkah pemanfaatan aset mempertimbangkan aspek risiko, dampak sosial ekonomi, dan kepentingan publik secara menyeluruh.
Melalui upaya optimalisasi ini, LMAN berharap aset negara tidak hanya aman secara hukum, tetapi juga berdaya guna dan mampu menjadi motor penggerak nilai ekonomi. Dengan pengelolaan yang profesional dan terencana, aset negara diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan nasional.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
