
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membocorkan jurusnya membawa Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025, Jakarta, Minggu (11/1). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesia menorehkan sejarah baru dengan berhasil mencapai swasembada pangan hanya dalam waktu satu tahun pada 2025. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan, keberhasilan ini jauh melampaui target awal pemerintah yang semula dipatok selama empat tahun.
Prestasi ini sebelumnya telah diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1).
Cerminan swasembada pangan 2025 terlihat dari sejumlah indikator utama yang menunjukkan penguatan signifikan. Produksi beras nasional sepanjang 2025 tercatat mencapai 34,71 juta ton. Angka tersebut naik 4,09 juta ton atau setara 13,36 persen dibandingkan tahun 2024.
Lonjakan produksi itu menghasilkan surplus beras sebesar 3,52 juta ton. Dengan kondisi tersebut, Indonesia tercatat tidak melakukan impor beras untuk kebutuhan konsumsi sepanjang 2025. Bahkan, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memprediksi capaian ini sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah produksi beras Indonesia.
Dia menegaskan, keberhasilan tersebut tak terjadi secara kebetulan, melainkan buah dari transformasi besar yang diterapkan di Kementerian Pertanian. Ia membeberkan lima kunci utama yang membuat target swasembada terealisasi lebih cepat dari rencana.
Langkah pertama adalah deregulasi besar-besaran melalui pemangkasan birokrasi yang dinilai berbelit. Kementan mencabut 291 Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) yang dianggap menghambat percepatan sektor pertanian.
"Sebanyak 15 Permentan disederhanakan menjadi satu aturan, serta ratusan keputusan menteri disesuaikan untuk mempercepat investasi dan hilirisasi melalui pembentukan Taskforce khusus," kata Mentan Andi saat diskusi bersama sejumlah pemimpin redaksi Jawa Pos Group di kediamannya, Jakarta, Minggu (11/1).
Langkah kedua berupa penataan internal kementerian melalui penerapan sistem meritokrasi yang ketat. Amran tidak ragu melakukan mutasi, demosi, hingga pemberhentian terhadap 192 pejabat yang dinilai bermasalah atau tidak menunjukkan kinerja optimal.
Langkah ketiga adalah penguatan pengawasan eksternal dengan melibatkan Satgas Pangan Polri untuk memberantas praktik mafia pangan. Dalam periode 2024-2025, Satgas Pangan menindak 92 kasus, yang terdiri dari 46 kasus beras dan 27 kasus pupuk, serta menetapkan 76 tersangka. Izin dari 2.229 pengecer dan distributor pupuk nakal pun dicabut demi menjamin distribusi yang adil bagi petani.
Keempat, Kementan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas belanja perjalanan dinas, seminar, serta rapat di hotel. Sepanjang 2025, efisiensi anggaran yang berhasil dicapai mencapai Rp 3,8 triliun.
Dana hasil refocusing tersebut kemudian dialokasikan langsung untuk kebutuhan petani, mulai dari pengadaan benih unggul, pompa air, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan produksi beras dengan nilai ekonomi mencapai Rp 17,89 triliun.
Langkah kelima adalah transformasi pertanian dari pola tradisional menuju modern. Pemanfaatan teknologi mekanisasi disebut mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen sekaligus meningkatkan hasil panen hingga 100 persen.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
