
Menparekraf Sandiaga Uno berjalan kaki bersama stafnya dari Kantornya menuju Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/1/20). Walaupun jarak kantor kurang lebih 2 KM Sandiaga memilih berjalan kaki sambil berolahraga dibanding
JawaPos.com - Rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno berkantor di Bali untuk melihat dan merasakan langsung pemulihan pariwisata Pulau Dewata diapresiasi berbagai kalangan.
Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kawendra Lukistian adalah salah satu yang menyambut baik rencana Menparekraf Sandiaga Uno.
"Tentu harus kita apresiasi apa yang menjadi rencana Menparekraf untuk meluangkan waktunya beberapa hari dalam satu bulan untuk berkantor di Bali," kata Kawendra dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, (25/1).
Kawendra menilai, langkah Sandiaga berkantor di Bali akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku parekraf. Dengan berkantor di Bali, kata Kawendra, Sandiaga juga akan merasakan denyut nadi langsung para pelaku pariwisata di Bali yang terdampak karena Pandemi Covid-19.
"Sehingga Sandiaga bisa merasakan langsung dan menyerap langsung keluhan dari para pelaku, tentu bang Sandi akan merumuskan kebijakannya secara lebih terarah dan efektif," kata Kawendra.
Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno berencana akan berkantor di Bali. Dengan begitu, Sandiaga akan merasakan geliat dari segi perhatian, tambahan kebijakan, serta kemampuannya menyampaikan pemulihan pariwisata Bali kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Baca Juga: Banyak Pemula Kejeblos Main Saham, DPR Minta BEI dan OJK Rajin Edukasi
Saat ini, inisiatif tersebut tengah dikaji secara komprehensif. Menurut Sandiaga, berkantor di Bali sangat diperlukan karena berkaitan dengan prinsipnya yang percaya jika melihat, mendengar, dan merasakan langsung.
“Ini kita sedang coba finalkan agar perhatian ini, seeing is believing. Kalau cuma ngomong-ngomong dari Jakarta, enggak ada di Bali, pasti enggak akan punya kredibilitas,” jelasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
