
Warga menaiki kendaraan khusus (Ransus) Jeep Maung MV3 Pindad di sela-sela konvoi dari Makodim 0733/Kota Semarang menuju Muladi Dome Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/3/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - PT Pindad (Persero) dikabarkan tengah menyiapkan proyek mobil nasional. Bahkan, Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat, sekaligus menargetkan kapasitas industri 500 ribu unit per tahun, dimulai dengan 100 ribu unit pada 2028 sebagai tahap awal fase produksi.
Hal ini terlihat pada saat Kementerian PPN/Bappenas, Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan PT Pindad menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU untuk memperkuat perencanaan kawasan industri prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, serta akselerasi Program Mobil Nasional sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
MoU ini sendiri sekaligus menjadi langkah awal penyelarasan kebijakan dan pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi.
"Pesan yang sama dari semua komisi kepada Pindad adalah, jangan jadi euforia kalah. Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya," kata Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa dalam keterangannya, dikutip Kamis (11/12).
Sigit menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat kapasitas riset dan pengembangan, meningkatkan kemampuan produksi, serta membangun rantai pasok nasional yang lebih solid.
Langkah ini, menurutnya, menjadi pondasi agar setiap tahap pembangunan mobil nasional dapat berjalan selaras dengan arahan dan kebijakan jangka panjang pemerintah.
Ia juga menyampaikan bahwa kesempatan yang diberikan pemerintah ini membuka ruang luas bagi para akademisi untuk terlibat langsung dalam pengembangan produk otomotif dari hulu hingga hilir. Mulai dari merancang konsep, mengembangkan desain, mempersiapkan produksi massal, hingga memastikan layanan purnajual berjalan optimal. Meski begitu, belum terungkap secara jelas mobil jenis apa yang akan diproduksi Pindad.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengungkapkan, nota kesepahaman antara Kementerian PPN/Bappenas, HKI, dan PT Pindad ini sendiri termasuk pada langkah awal untuk kembangkan kawasan industri berwawasan lingkungan, rantai pasok otomotif dalam negeri, serta teknologi manufaktur canggih.
"Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang bagi Indonesia untuk mencapai kemandirian industri otomotif agar menjadi sebuah industri berkelas dunia," tegas Rachmat Pambudy.
Sebagai informasi, Pindad sendiri telah memiliki mobil nasional bernama Maung. Hanya saja, mobil ini tidak dikomersilkan untuk warga sipil, melainkan disediakan untuk kalangan terbatas, seperti kendaraan taktis (rantis) TNI, Polri, hingga kendaraan kepresidenan.
Mobil ini dibekali kemampuan 4x4 dengan rancang bangun untuk mendukung operasi militer dan operasi non militer. Rantis tersebut memiliki beberapa keunggulan utama, diantaranya ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan, termasuk kondisi ekstrem offroad.
Tidak hanya itu, Maung dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 milimeter untuk mendukung operasi tempur. Mobil tersebut juga memiliki desain modular yang memungkinkan konfigurasi fleksibel sesuai kebutuhan operasional. Dengan mesin 2.200 cc, mobil tersebut sudah dilengkapi dengan manual enam speed transmisi, GPS, tracker dan mampu menempuh jarak 800 kilometer tanpa henti.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
