
KemenUMKM bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menandatangani MoU Sinergi Program Pengembangan UMKM melalui Peningkatan Tata Kelola, Kualitas Pelaporan Keuangan, dan Dukungan Profesi Akuntan.
JawaPos.com — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KemenUMKM) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Peningkatan Tata Kelola, Kualitas Pelaporan Keuangan, dan Dukungan Profesi Akuntan.
Penandatanganan dilakukan bagian dari rangkaian Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang dihadiri seribu pelaku usaha. Kerja sama strategis ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM melalui penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM).
Pelaksanaan kerja sama teknis akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh pejabat berwenang dari masing-masing pihak.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza mengatakan, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 21 Oktober 2025 menunjukkan capaian yang sangat positif, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembiayaan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data, total penyaluran KUR nasional mencapai Rp219,7 triliun dengan jumlah penerima sebanyak 3.736.030 debitur. Capaian ini sekaligus menandai semakin mudah dan produktifnya akses pembiayaan UMKM sebagai pilar utama penggerak ekonomi nasional.
Ketua DPN IAI, Ardan Adiperdana, menyampaikan bahwa sinergi ini mencerminkan peran strategis profesi akuntan dalam memperkuat fondasi keuangan sektor riil. “Profesi akuntan berperan penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keandalan pelaporan keuangan UMKM. Melalui kerja sama dengan KemenUMKM, kami berkomitmen untuk memperluas dampak SAK EMKM agar semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas dan siap terhubung dengan ekosistem ekonomi formal,” ujarnya.
Kolaborasi Kementerian UMKM dengan IAI merupakan bagian dari strategi dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan usaha mikro. “Kualitas laporan keuangan yang baik adalah fondasi bagi akses pembiayaan, investasi, dan pengembangan usaha. Kerja sama ini mempertemukan keahlian profesional akuntan dengan kebutuhan riil pelaku UMKM di lapangan,” tutur Ardan.
IAI melalui KJA turut berpartisipasi dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM sebagai wujud nyata komitmen memperkuat ekosistem usaha mikro yang legal, terlindungi, dan berdaya.
Proporsi penyaluran KUR untuk sektor produksi pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan hingga 60,53%, melampaui target dan menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Tren pertumbuhan ini menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang semakin berorientasi pada pembiayaan produktif, bukan konsumtif, guna mendorong penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, serta ketahanan ekonomi nasional.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
