
– Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan langsung Tempat Istirahat Pengembangan KM 05 Jagorawi. (Nurul F/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meminta kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk, selaku pengelola Jalan Tol Dalam Kota untuk bisa mengatur waktu perbaikan.
Selain itu, terkait dengan kemacetan parah yang terjadi di Jakarta beberapa hari lalu. Menko AHY juga memastikan telah meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada.
"Kemarin sudah saya sampaikan juga ke jajaran Kementerian Perhubungan. Kemudian juga Jasa Marga agar segera mengatasi permasalahan-permasalahan, kemacetan yang sangat parah," kata Menko AHY saat ditemui di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).
Hal tersebut perlu menjadi perhatian agar tidak menyebabkan kemacetan parah di Jakarta, seperti yang terjadi beberapa hari kemarin.
"Jadi memang ada berbagai faktor termasuk perbaikan-perbaikan infrastruktur. Saya sudah memberikan penekanan agar diatur betul waktu dan proyeknya. Sehingga tidak sangat mengganggu lalu lintas bagi masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, kemacetan panjang melanda Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (24/9) petang. Arus kendaraan tersendat di dua arah, baik menuju Cawang maupun Grogol.
Pada pukul 19.35 WIB menunjukkan kendaraan roda empat dari depan Gedung DPR RI ke arah Slipi hanya menempuh sekitar 800 meter sejak pukul 17.50 WIB.
Laju kendaraan di lajur kanan tampak lebih tersendat dibandingkan lajur kiri yang mengarah ke Stasiun Palmerah atau Jalan Palmerah Utara.
Kondisi serupa juga terlihat di lajur menuju simpang Slipi Petamburan arah Grogol, masuk Gerbang Tol Slipi 1, maupun yang hendak berputar arah. Semuanya padat merayap dan sulit bergerak.
Terkait itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan, kepadatan terjadi karena adanya perbaikan dan penutupan di Gerbang Tol Semanggi arah Cawang.
"Karena GT Semanggi 1 yang ditutup dalam rangka perbaikan pasca dibakar massa, GT Semanggi 2 juga hanya 1 gardu yang terbuka. Saat ini sedang kami arakan agar masyarakat bisa juga gunakan GT Kuningan," kata Komarudin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
