
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan gajinya turun semenjak dilantik menjadi Menteri Keuangan. Menurutnya, gaji lebih kecil dibandingkan ketika masih menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
“Waktu dilantik jadi Menteri Keuangan, saya tanya ke Sekjen, gaji saya berapa? Begitu dijawab, saya kaget. Waduh, turun,” ungkap Purbaya dalam acara Great Lecture: Transformasi Ekonomi Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/9).
Menurutnya, gengsi memang lebih tinggi saat duduk di kursi Menkeu, tetapi dari sisi penghasilan justru kalah jauh.
Ia mengenang masa lima tahun di LPS sebagai periode yang nyaman, bahkan bisa bercanda bahwa dirinya “nganggur” lantaran tak ada bank besar yang bangkrut kala itu.
Berdasarkan regulasi, gaji pokok seorang menteri di Indonesia hanya Rp 5.040.000 per bulan. Ditambah tunjangan jabatan Rp 13.608.000, total penghasilan menteri sekitar Rp 18,6 juta per bulan.
Selain itu, ada Dana Operasional Menteri (DOM) sebesar Rp120–150 juta per bulan, rumah dinas di kompleks Widya Chandra, mobil dinas Toyota Crown 2.5 HV G Executive, dan jaminan kesehatan.
Namun bila dibandingkan, angka tersebut masih jauh di bawah gaji Ketua Dewan Komisioner LPS yang nilainya setara dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahkan melampaui gaji Gubernur Bank Indonesia. Sebagai gambaran, pada 2015 gaji Gubernur BI tercatat mencapai Rp194,19 juta per bulan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
