
Ilustrasi seseorang yang bebas masalah finansial di masa tua (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Memasuki masa pensiun sering kali dibayangkan sebagai fase kebebasan setelah bertahun-tahun bekerja. Bayangan liburan, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan mengejar hobi memang terdengar menyenangkan.
Namun, tidak semua orang bisa menikmati masa pensiun dengan tenang. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya persiapan finansial.
Mengatur keuangan untuk masa pensiun bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan secara instan. Semakin dini Anda memulai, semakin ringan beban yang akan ditanggung di masa depan.
Berikut adalah beberapa langkah penting untuk mempersiapkan finansial pensiun yang stabil, sebagaimana dilansir dari Investopedia.
1. Hitung Kebutuhan Finansial Pensiun
Langkah pertama adalah menghitung kebutuhan finansial di masa pensiun. Biaya yang harus dipersiapkan tidak hanya mencakup kebutuhan dasar seperti makan, tempat tinggal, dan transportasi, tetapi juga pengeluaran lain seperti biaya kesehatan, hobi, perjalanan, serta dana darurat.
Para ahli keuangan umumnya menyarankan agar Anda menargetkan pendapatan pensiun sekitar 70–80% dari penghasilan sebelum pensiun untuk mempertahankan gaya hidup yang sama. Jangan lupakan faktor inflasi yang akan menurunkan daya beli uang seiring waktu. Dengan estimasi pengeluaran yang realistis, Anda dapat menyusun strategi tabungan dan investasi yang sesuai.
2. Mulai Menabung dan Berinvestasi Secara Konsisten
Setelah mengetahui target yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah merancang strategi menabung dan investasi yang konsisten. Memulai sedini mungkin sangat penting agar manfaat compounding atau bunga majemuk dapat bekerja secara maksimal. Sebagai langkah awal, menyisihkan minimal 10% dari pendapatan bulanan untuk tabungan pensiun adalah ide yang baik, lalu tingkatkan porsinya seiring naiknya penghasilan.
Diversifikasi portofolio Anda dengan berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau reksa dana. Instrumen-instrumen ini akan membantu menyeimbangkan risiko dan imbal hasil, sehingga Anda lebih siap menghadapi ketidakpastian finansial di masa depan.
3. Manfaatkan Program Pensiun Formal dan Asuransi
Jangan lupakan program pensiun formal yang tersedia. Jika Anda bekerja di perusahaan, manfaatkan program seperti BPJS Ketenagakerjaan atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) karena program ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.
Selain itu, asuransi kesehatan adalah hal yang wajib diperhatikan. Biaya pengobatan cenderung meningkat seiring usia, dan tanpa proteksi yang memadai, tabungan pensiun bisa cepat terkuras. Memiliki asuransi yang tepat akan menjaga kondisi finansial Anda tetap aman meskipun ada kebutuhan medis mendadak.
4. Tetap Produktif dan Beraktivitas
Masa pensiun bukan berarti berhenti produktif. Banyak pensiunan yang justru menemukan kesibukan baru, seperti berwirausaha kecil, menulis, atau mengajar. Aktivitas semacam ini tidak hanya menjaga mental tetap sehat, tetapi juga dapat menjadi tambahan pemasukan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
