Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb. Haeru Rahayu. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb. Haeru Rahayu menyampaikan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mengucurkan dana investasi senilai Rp 26 triliun untuk mendukung program revitalisasi 20.000 hektare tambak Pantura fase pertama.
"Salah satu sumber yang sedang kita jajaki dan sudah kita eksekusi yaitu ke Danantara. Pak Menteri selalu menyampaikan total yang kita usulkan sekitar Rp 26 triliun untuk proyek fase 1 ini," kata Tb. Haeru Rahayu saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/8).
Lebih lanjut, ia menyampaikan belum ada progres terbaru dari penjajakan pendanaan program revitalisasi tambak pantura tersebut. Namun, saat ini KKP masih menunggu waktu untuk dipanggil dan bisa menjelaskan lebih detail terkait proyek tersebut.
"Kami sudah sampaikan, kami tinggal menunggu waktu kapan dipanggil untuk menyampaikan paparan lebih detail," lanjutnya.
Bahkan, Haeru juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mana yang kemudian akan ditugasi Danantara untuk bisa mengelola proyek strategis itu.
Adapun hingga saat ini, KKP masih menunggu hasil evaluasi dan arahan lebih lanjut. Kendati begitu, Haeru memastikan bahwa program revitalisasi tambak di Pantura ini akan membawa kemaslahatan bagi banyak orang.
"Coba bayangkan kalau 20 ribu hektare, kalau 1 hektare 2 orang saja, maka 20 kali 2, sudah 40 ribu tenaga kerja di sana. Belum lagi yang end-to-end-nya, yang dari hulu hingga kehilirnya. Baik yang pembenihannya, pakannya, prosesinya, dan seterusnya," ujar Haeru.
"Jadi, kami tentunya tidak ingin main-main. Siapapun, apakah BUMN ataupun yang lain, tentunya harus betul-betul pas dan siap untuk melancarkan proyek besar ini," pungkasnya.
Untuk diketahui, total lahan program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) Jawa fase I sekitar 20.413,25 hektare. Rinciannya ya itu di Kabupaten Bekasi seluas 8.188,49 hektare, tepatnya di Kecamatan Babelan, Cabangbungin, Muaragembong, Tarumajaya.
Kemudian Kabupaten Karawang 6.979,51 hektare di Kecamatan Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, Tirtajaya. Kabupaten Subang luasnya 2.369,76 hektare di Kecamatan Blanakan, Legonkulon, Pusakanagara dan Sukasari. Terakhir, Kabupaten Indramayu seluas 2.875,48 hektare di Kecamatan Cantigi, Kandanghaur, Losarang, Pasekan dan Sindang.
Komoditas yang akan dikembangkan pada program revitalisasi tambak Pantura adalah nila salin. Ikan ini lebih tahan terhadap penyakit dan pertumbuhannya cukup cepat. Selain itu, peluang pasar domestik dan ekspor ikan nila sangat besar.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
