Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 23.10 WIB

KKP Usul ke Danantara Kucurkan Dana Rp 26 Triliun untuk Revitalisasi 20.000 Hektare Tambak Pantura

Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb. Haeru Rahayu. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb. Haeru Rahayu menyampaikan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mengucurkan dana investasi senilai Rp 26 triliun untuk mendukung program revitalisasi 20.000 hektare tambak Pantura fase pertama.

"Salah satu sumber yang sedang kita jajaki dan sudah kita eksekusi yaitu ke Danantara. Pak Menteri selalu menyampaikan total yang kita usulkan sekitar Rp 26 triliun untuk proyek fase 1 ini," kata Tb. Haeru Rahayu saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/8).

Lebih lanjut, ia menyampaikan belum ada progres terbaru dari penjajakan pendanaan program revitalisasi tambak pantura tersebut. Namun, saat ini KKP masih menunggu waktu untuk dipanggil dan bisa menjelaskan lebih detail terkait proyek tersebut.

"Kami sudah sampaikan, kami tinggal menunggu waktu kapan dipanggil untuk menyampaikan paparan lebih detail," lanjutnya.

Bahkan, Haeru juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mana yang kemudian akan ditugasi Danantara untuk bisa mengelola proyek strategis itu.

Adapun hingga saat ini, KKP masih menunggu hasil evaluasi dan arahan lebih lanjut. Kendati begitu, Haeru memastikan bahwa program revitalisasi tambak di Pantura ini akan membawa kemaslahatan bagi banyak orang.

"Coba bayangkan kalau 20 ribu hektare, kalau 1 hektare 2 orang saja, maka 20 kali 2, sudah 40 ribu tenaga kerja di sana. Belum lagi yang end-to-end-nya, yang dari hulu hingga kehilirnya. Baik yang pembenihannya, pakannya, prosesinya, dan seterusnya," ujar Haeru.

"Jadi, kami tentunya tidak ingin main-main. Siapapun, apakah BUMN ataupun yang lain, tentunya harus betul-betul pas dan siap untuk melancarkan proyek besar ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, total lahan program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) Jawa fase I sekitar 20.413,25 hektare. Rinciannya ya itu di Kabupaten Bekasi seluas 8.188,49 hektare, tepatnya di Kecamatan Babelan, Cabangbungin, Muaragembong, Tarumajaya.

Kemudian Kabupaten Karawang 6.979,51 hektare di Kecamatan Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, Tirtajaya. Kabupaten Subang luasnya 2.369,76 hektare di Kecamatan Blanakan, Legonkulon, Pusakanagara dan Sukasari. Terakhir, Kabupaten Indramayu seluas 2.875,48 hektare di Kecamatan Cantigi, Kandanghaur, Losarang, Pasekan dan Sindang.

Komoditas yang akan dikembangkan pada program revitalisasi tambak Pantura adalah nila salin. Ikan ini lebih tahan terhadap penyakit dan pertumbuhannya cukup cepat. Selain itu, peluang pasar domestik dan ekspor ikan nila sangat besar.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore