
Beras premium di Super Indo Paradise Walk Serpong, Jalan Raya Puspitek, Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. (Ilham Safutra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Harga beras premium di pasaran masih terpantau tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) memastikan ketersediaan beras nasional diproyeksikan aman dan mencukupi kebutuhan hingga akhir 2025.
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menjelaskan, berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional 2025, produksi beras sepanjang tahun ini diperkirakan mencapai 31,37 juta ton. Sementara konsumsi masyarakat hanya 30,97 juta ton.
Dengan tambahan stok awal tahun sebesar 8,4 juta ton dan impor khusus 532 ribu ton, total ketersediaan beras mencapai 40,31 juta ton. “Dari angka tersebut, neraca beras akhir tahun 2025 diproyeksikan masih surplus sebesar 9,33 juta ton,” kata Arief dalam keterangannya, Minggu (24/8).
Meski surplus, Arief mengingatkan bahwa angka ini masih berupa proyeksi yang sangat bergantung pada capaian produksi hingga Desember mendatang. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah disebut terus bekerja keras meningkatkan produktivitas melalui perbaikan saluran irigasi dan infrastruktur pertanian.
“Kalau kita menanam 1 juta hektare setiap bulan, produksi bisa 2,5 sampai 2,6 juta ton per bulan. Itu target yang sedang kita kejar bersama,” jelasnya.
Selain proyeksi neraca pangan, NFA juga menyusun estimasi produksi beras Januari-Desember 2025 sebesar 33,52 juta ton. Angka ini dihitung dari produksi Januari-September menurut Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 28,22 juta ton, ditambah rata-rata produksi Oktober-Desember dalam tiga tahun terakhir yang mencapai 5,3 juta ton.
“Kalau proyeksi 33,52 juta ton tercapai, itu hampir mendekati rekor tertinggi dalam delapan tahun terakhir, yakni 33,94 juta ton pada 2018,” ungkap Arief.
Di sisi lain, stok beras Bulog yang bersumber dari impor tahun 2024 masih tersisa sekitar 1 juta ton. NFA memastikan kegiatan impor beras sudah selesai tahun lalu sehingga pada 2025 tidak ada impor tambahan.
Adapun sisanya sekarang sekitar 1 juta ton. Kualitasnya terus kita cek saat proses pengemasan untuk bantuan pangan. Dengan proyeksi surplus stok yang cukup besar, pemerintah optimistis kebutuhan beras nasional tetap aman hingga akhir tahun.
Namun, NFA menyadari stabilisasi harga beras premium di pasaran tetap harus diupayakan melalui operasi pasar, bantuan pangan, dan distribusi yang merata agar masyarakat tidak terbebani. Untuk diketahui, harga beras premium di pasaran masih meroket tembus Rp 140.790 per lima kilogram.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com, harga beras dengan merek Topi Koki di salah satu swalayan Superindo mencapai Rp 140.790 per 5 kilogram. Sementara untuk produk Cantik Manis mencapai Rp 112.990 per 5 kg.
Sedangkan untuk beras 5 kilogram dengan merek Sumo dibanderol Rp 99.990 dan beras merek Anak Raja dibanderol Rp 112.990 per 5 kg.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
