Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 00.38 WIB

Prabowo Tegaskan Operasional Penggilingan Padi Berskala Besar Harus Berizin Khusus

Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat - Image

Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa operasional penggilingan padi berskala besar harus berizin. Hal ini disampaikan untuk menjaga agar tak ada lagi upaya manipulasi yang dilakukan oleh pengusaha-pengusaha beras besar.

"Hari ini saya umumkan, setelah pertimbangan cermat oleh pemerintah, untuk melindungi hak rakyat mendapatkan beras yang tepat, tepat takaran, tepat takaran, tepat kualitas, harga terjangkau, usaha-usaha penggilingan beras skala besar harus mendapat izin khusus dari pemerintah," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan saat Sidang MPR Tahunan Bersama DPR dan DPD di Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Lebih lanjut, Prabowo berharap dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi penggilingan padi dengan skala besar yang dapat mengatur harga padi dan beras di pasar. Kedepan, kata dia, hanya pemerintah lah yang dapat mengatur harga gabah dan juga beras untuk mengindari adanya spekulasi harga di pasar.

Selain itu, Prabowo juga menegaskan para pengusaha berskala besar yang tidak ingin mengikuti aturan bisa pindah ke usaha sektor lain di luar pangan. "Dan usaha penggilingan-penggilingan besar, skala besar harus mendapat izin khusus dari pemerintah kalau mereka masih mau bergerak di bidang ini. Kalau tidak, yang besar silakan lah pindah ke bidang lain. Jangan main di atas kebutuhan dasar rakyat Indonesia," tegas Prabowo.

Tidak hanya itu, jika para pengusaha yang bergerak di bidang penggilingan padi skala besar terus bermain curang, ia mengancam akan mengambil alih seluruh usaha penggilingan beras yang ada di Tanah Air. Pasalnya, kata dia, mengamankan ketersediaan beras, termasuk tempat-tempat penggilingan yang masuk dalam cabang produksi penting menjadi salah satu kewajiban negara.

"Saudara-saudara sekalian, saya ingin bertanya apakah beras itu penting bagi negara atau tidak? Menguasai atau tidak hajat hidup orang banyak? Apakah penggilingan padi itu penting bagi negara? Apakah penggilingan padi itu hajat hidup orang banyak?" pungkasnya di hadapan wakil rakyat dan para tamu undangan yang hadir.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore