Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 16.41 WIB

Riset DBS: ESG, AI, dan Efisiensi Modal Jadi Senjata Utama Perusahaan Indonesia

Dok: Bank DBS Indonesia - Image

Dok: Bank DBS Indonesia

JawaPos.com - DBS Bank Ltd (Bank DBS) kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pertumbuhan bisnis lewat laporan survei terbaru bertajuk “New Realities, New Possibilities”. Riset ini melibatkan lebih dari 800 pimpinan keuangan mulai dari Chief Financial Officer (CFO) hingga Corporate Treasurer yang mewakili tujuh sektor industri di 14 negara, untuk memetakan dampak tren ekonomi makro terhadap strategi keuangan mereka.

Hasilnya, tiga tantangan utama yang paling memengaruhi stabilitas dan pertumbuhan bisnis adalah ketegangan geopolitik (58%), fluktuasi inflasi dan suku bunga (57%), serta gangguan rantai pasok (55%). Di sisi lain, teknologi baru seperti Generative AI dan blockchain (83%) serta fokus keberlanjutan (76%) dinilai menjadi peluang yang dapat mendorong inovasi dan efisiensi operasional.

Survei ini dilakukan dalam dua periode yakni sebelum dan sesudah pengumuman tarif AS pada April 2025, dan menunjukkan bahwa financial intelligence berbasis data tetap menjadi prioritas utama. Penggunaan AI untuk analisis dan visualisasi data kini menjadi kunci dalam meningkatkan fungsi perbendaharaan perusahaan. Menariknya, manajemen likuiditas dan valuta asing (FX) mengalami lonjakan signifikan dalam prioritas, naik dari posisi ketujuh menjadi kedua.

Pergeseran Fokus di Indonesia

Dok: Bank DBS Indonesia

Bagi pemimpin keuangan di Indonesia, tantangan global justru memunculkan peluang strategis. Volatilitas ekonomi dunia mendorong Indonesia tampil sebagai alternatif pusat manufaktur yang kompetitif, ditopang ekspansi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin, menegaskan bahwa CFO kini tidak hanya bergulat dengan isu teknologi dan data, tetapi juga harus mengelola likuiditas serta risiko valuta asing di tengah pasar yang bergejolak.

“Penelitian ‘New Realities, New Possibilities’ menawarkan wawasan yang tepat waktu, mencerminkan komitmen kami untuk menjadi mitra tepercaya dalam menavigasi pergeseran pasar dan memanfaatkan peluang pertumbuhan,” ujarnya.

Jika secara global fokusnya pada financial intelligence dan manajemen likuiditas, 80% pemimpin keuangan Indonesia justru menempatkan optimalisasi biaya modal sebagai prioritas utama, respon atas tekanan perdagangan, pelemahan rupiah, dan inflasi. Sementara itu, 78% menjadikan kinerja ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai agenda strategis, dan 76% memprioritaskan peningkatan aktivitas kebendaharaan demi efisiensi dan dampak strategis.

Berdasarkan Strategic Effectiveness Indicator (SEI), ESG mencatat skor efektivitas tertinggi (82%), disusul optimalisasi biaya modal (78%) dan peningkatan aktivitas kebendaharaan (76%).

Tiga Strategi Kunci untuk CFO dan Treasurer Indonesia

Riset Bank DBS merekomendasikan langkah strategis berikut:
• Memanfaatkan Generative AI dan otomatisasi cerdas untuk memperkuat ketahanan finansial.
• Menggunakan layanan konsultasi ESG guna mengintegrasikan keberlanjutan dalam rencana keuangan dan membuka akses pembiayaan hijau.
• Menyeimbangkan kembali struktur modal dengan mengatur rasio utang-ekuitas, mencari pendanaan jangka panjang, dan mendiversifikasi sumber pembiayaan.

Head of Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia, Dandy Indra Wardhana Pandi, menekankan pentingnya adaptasi di tengah ketidakpastian global.

“Inovasi digital dan evaluasi kinerja adalah kunci untuk pertumbuhan, peningkatan, dan perluasan pasar—memposisikan mitra bisnis tepercaya menjadi lebih penting dari sebelumnya dalam menghadapi momen kritis ini,” ujarnya.

Studi “New Realities, New Possibilities” ini merupakan edisi ketiga dari seri riset DBS yang dirancang untuk membantu profesional keuangan dan treasury memahami dinamika pasar sekaligus mengidentifikasi peluang strategis di tengah perubahan lanskap bisnis global.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore