Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 19.00 WIB

Tarif Impor Produk Indonesia ke AS Turun jadi 19 Persen, Akindo Apresiasi Pemerintah lantaran Ringankan Impor Kedelai

Pekerja menggiling kedelai untuk diproduksi menjadi tahu di Depok, Jawa Barat. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pekerja menggiling kedelai untuk diproduksi menjadi tahu di Depok, Jawa Barat. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan mengenai kebijakan tarif perdagangan bilateral beberapa waktu lalu. Adapun tarif impor produk Indonesia ke AS yang semula 32 persen turun menjadi 19 persen.

Kebijakan ini pun mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 ini. Angka 19 persen pun menjadi salah satu yang terendah dalam kesepakatan perdagangan AS dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. 

Menyikapi hal itu, Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) mengapresiasi kesepakatan yang telah diusahakan tim negosiasi Indonesia di bawah koordinasi Menko Perekonomian RI. 

“Akindo berterima kasih kepada pemerintah yang selama ini telah menerapkan kebijakan tarif 0 persen untuk importasi kedelai dari semua negara termasuk AS, berdasarkan prinsip Most-Favoured Nation (MFN),” ujar Ketua Akindo, Hidayatullah Suralaga kepada wartawan, Rabu (30/7).

Menurutnya, hal ini mempertegas komitmen keberpihakan pemerintah kepada para perajin tahu dan tempe. Bahkan, Akindo beserta anggotanya tetap berkomitmen untuk menjaga kesediaan stok kedelai dengan jumlah yang cukup dengan kualitas yang baik dan sesuai kebutuhan nasional. 

“Akindo juga berharap Indonesia dapat membuka pasar ekspor baru untuk produk olahan kedelai di kemudian hari,” tukas dia.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan kesepakatan penting terkait tarif dagang dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Dalam kesepakatan itu, Trump setuju untuk memberikan tarif impor AS dari Indonesia, atau ekspor Indonesia ke AS sebesar 19 persen.

Sedangkan untuk ekspor AS ke Indonesia atau impor Indonesia dari AS disepakati sebesar 0 persen atau bebas tarif. Menurut Trump, kesepakatan yang telah diperoleh antara AS dan Indonesia ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah.

"Pagi ini menyelesaikan kesepakatan penting dengan Republik Indonesia setelah berbicara dengan Presiden mereka yang sangat dihormati Prabowo Subianto. Kesepakatan penting ini membuka seluruh pasar Indonesia ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam Sejarah," kata Trump seperti dikutip dalam akun media sosial resmi White House, Rabu (16/7).

"Untuk pertama kalinya para peternak, petani, dan nelayan di Amerika Serikat akan memiliki akses lengkap dan total ke pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 280 juta orang," tambahnya.

Lebih lanjut, Trump juga membeberkan dari kesepakatan yang sudah dilakukan, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli senilai USD 15 miliar energi AS. Kemudian, sebanyak USD 4,5 miliar produk pertanian Amerika, dan 50 Boeing Jet yang diantaranya adalah Boeing 777.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore