Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 21.37 WIB

Soroti Nasib Pedagang Tahu-Tempe, Menkeu Purbaya Janji Bikin Rupiah Menguat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (JawaPos.com)

JawaPos.com – Pelemahan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp18.000 per dolar AS mulai dirasakan hingga ke pelaku usaha kecil. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kondisi pedagang tahu dan tempe yang keuntungannya tergerus akibat mahalnya bahan baku impor.

"Kan saya dengar penjual tempe, penjual tahu sudah tergerus keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor. Yang jelas itu kan menaikkan cost of production mereka," kata Purbaya dalam pertemuan bersama DPR, BI, dan Mensesneg, di Gedung DPR, Jakarta Sabtu (6/6).

Menurut Bendahara Negara itu, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengembalikan kepercayaan pasar terhadap rupiah.

"Dalam perjalanannya tentu kita akan meningkatkan juga koordinasi dengan bank sentral. Kita akan mendukung bank sentral memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron, supaya dampak kebijakan antara moneter dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian," ujarnya.

Purbaya optimistis koordinasi yang lebih erat antara pemerintah dan BI dapat membantu memperkuat nilai tukar rupiah sehingga tidak terus melemah.

"Dan tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh itu harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai tukar rupiah sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang (Rp18.000)," ucapnya.

Ia berharap perbaikan koordinasi kebijakan dapat menciptakan nilai tukar yang lebih stabil sehingga tekanan biaya terhadap pelaku usaha kecil dan rumah tangga dapat berkurang.

"Dengan nanti kebijakan lebih bagus itu akan kita melihat rupiah yang lebih stabil sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu di rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik dan tidak terbebani lagi beban hidupnya secara tidak mengalami kenaikan beban hidup yang terlalu signifikan," kata Purbaya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore