
Bimo Wijayanto Dirjen Pajak Kemenkeu yang baru. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, menggantikan posisi Suryo Utomo, pada Jumat (23/5) pagi ini.
Untuk diketahui, posisi dirjen pajak ini sebelumnya telah diemban Suryo Utomo selama kurang lebih 6 tahun, terhitung sejak November 2019.
Namun, mulai hari ini, resmi diganti Bimo Wijayanto yang telah memperoleh mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kinerja Direktorat Jenderal Pajak sehingga dapat mendongkrak penerimaan pajak.
Lantas, siapa Bimo Wijayanto yang akan menggantikan posisi Suryo Utomo?
Profil Bimo Wijayanto
Bimo Wijayanto merupakan mantan anak buah mantan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
sebelum dilantik sebagai Dirjen Pajak, dia menjabat sebagai Sekretaris Deputi bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kedeputian bidang Kerjasama Ekonomi dan Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pimpinan Airlangga Hartarto.
Bimo pernah bertugas sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis di Kedeputian Pertambangan dan Investasi di Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi sejak September 2020.
Dalam penugasannya, ia sempat memimpin tim untuk mengordinasikan hingga memantau investasi proyek strategis nasional (PSN) di beberapa sektor.
Mulai dari Kawasan Industri Hijau, manajemen pelabuhan, farmasi dan alat kesehatan, baterai kendaraan bermotor listrik, energi baru dan terbarukan, industri kendaraan bermotor listrik, jasa konstruksi, industri pertahanan, industri perikanan dan beberapa sektor industri strategis lainnya.
Pria kelahiran Nusa Tenggara Timur, 5 Juli 1977 ini juga sempat dipercaya untuk menjadi Tenaga Ahli Utama di Kedeputian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Dia juga pernah ditugaskan di Kedeputian bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Budaya dan Ekologis Strategis Kantor Staf Presiden.
Selama masa tugasnya di Kantor Staf Presiden era Joko Widodo (Jokowi), dia sempat memimpin dan menyelesaikan penajaman program prioritas dengan kementerian inti.
Di antaranya Kemenkeu, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemenkes, Kemensos, Kemendagri, Kemendag, KemenPANRB, Kementerian ATR/BPN, KPK, Polri, Kejagung, PPATK, BNPT, LKPP, dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Selain itu, Bimo juga pernah mengawal isu strategis dengan menyiapkan bahan pertemuan Kepala Staf Kepresidenan untuk beberapa rapat terbatas terkait tema perpajakan dan antikorupsi pencucian uang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
