Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 18.09 WIB

Menko Airlangga Lapor ke Prabowo Soal Hasil Negosiasi Tarif Trump

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Ambassador Jamieson Greer dari United States Trade Representative (USTR). (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melapor ke Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan langsung hasil negosiasi tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Saya laporkan kepada Bapak Presiden bahwa secara prinsip apa yang ditawarkan Indonesia dalam bentuk surat yang diajukan tanggal 7 dan tanggal 9 mendapatkan apresiasi dari Amerika karena surat yang Indonesia masukkan relatif komprehensif," kata Airlangga dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/4).

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa dalam negosiasi yang dilakukan tidak hanya bicara mengenai tarif. Tetapi juga bicara mengenai non-tarif pasif, serta mengenai rencana Indonesia menyeimbangkan neraca perdagangan. Jadi kita sebut itu fair and square.

"Jadi mereka neraca perdagangannya sekitar 19, kita berikan lebih dari 19,5. Jual beli langsung 19,5 namun kita juga ada proyek yang kita akan beli dari Amerika," lanjut Airlangga.

Kemudian terkait dengan critical mineral, kita juga berbicara dengan Amerika terkait dengan critical mineral. Kemudian juga terkait dengan permintaan Indonesia terhadap tarif yang sifatnya resiprokal.

"Artinya untuk komoditas-komoditas utama Indonesia yang ekspor ke Amerika, Indonesia minta agar tarif kita setara dengan negara lain, apakah itu Vietnam, apakah itu Bangladesh, sehingga kita dengan yang lain itu dapat equal level playing field," jelasnya.

Dalam rangka memastikan percepatan implementasi hasil-hasil perundingan, Presiden Prabowo telah menyetujui pembentukan tiga satuan tugas (Satgas) khusus. Pertama, satgas yang telah disetujui Presiden Prabowo untuk tindak lanjut perundingan investasi yaitu Satgas Perundingan Perdagangan Investasi dan Keamanan Ekonomi.

“Yang kedua Satgas yang sudah siap yaitu terkait dengan perluasan kesempatan kerja dan mitigasi PHK. Dan yang ketiga Satgas mengenai deregulasi kebijakan. Tentu yang lain terkait dengan Satgas peningkatan iklim investasi dan percepatan perizinan berusaha,” imbuhnya.

Pemerintah Indonesia juga telah menandatangani non-disclosure agreement. Artinya apa yang sedang dibahas oleh Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat hanya untuk kedua belah pihak.

Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa seluruh pendekatan dan penawaran Indonesia dalam perundingan ini bertujuan untuk mencari win-win solution bagi kedua negara, tanpa membedakan negara mitra satu dengan yang lain.

“Jadi artinya relatif apa yang kita tawarkan adalah apa yang sedang kita lakukan di dalam negeri. Terutama salah satunya adalah untuk melakukan deregulasi. Kemudian juga melalui satgas yang dibentuk,” tutup Airlangga.

 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore