
Photo
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP-Kemenkeu) berupaya mempertahankan tren penerimaan pajak melampaui target seperti dua tahun terakhir. Namun, target itu dihadapkan dengan tantangan berat. Kepercayaan masyarakat terhadap pegawai pajak menurun.
Penurunan kepercayaan itu buntut dari kasus penganiayaan dan gaya hidup mewah yang ditampilkan Mario Dandy Satrio, anak Rafael Alun Trisambodo (RAT).
Sebelum dicopot jabatannya oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, RAT adalah Kabag Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II. Ditambah pula diketahui, RAT saat diketahui memiliki aset luar biasa untuk tingkat aparatur sipil negara (ASN) dengan jabatannya eselon III.
Tantang berat dari DJP memungut pajak dengan target ini disampaikan oleh Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo.
Dia mengatakan profesionalisme harus terus dibangun oleh semua aparatur pajak. "Sebab melalui itu, integritas dan kepercayaan masyarakat akan tumbuh," kata Suryo dalam penandatanganan kerja sama antara Ditjen Pajak Kemenkeu dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Jakarta pada Jumat (24/2).
Dia mengatakan, upaya profesionalisme juga harus ditegakkan oleh para konsultan pajak di bawah naungan IKPI. "Makanya dari awal saya ingatkan profesional. Laporkan saja ke kami bila ada anggota kami yang coba-coba bermain," katanya.
Suryo lantas mencontohkan dampak kasus kekerasan atau penganiayaan yang dilakukan anak dari pejabat Ditjen Pajak (DJP) Kemenkeu. Menurut dia, peristiwa penganiayaan itu kemudian meruntuhkan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pajak.
Padahal, kata Suryo, pegawai pajak lainnya telah berusaha betul menjaga nama baik dan kepercayaan masyarakat. Hal itu terlihat dari kinerja mereka pada dua tahun terakhir. Yaitu pada 2021 dan 2022 berhasil mencatatkan penerimaan pajak negara melebihi target.
Dan bila itu hal itu tetap terjaga, bukan tidak mungkin hal serupa juga terjadi di akhir tahun 2023. "Tentu pendapatan pajak yang baik berdampak pada perekonomian negara yang digunakan untuk pembangunan," tutupnya.
Ketua Umum IKPI Ruston Tambunan menegaskan, pihaknya akan terus profesional. Selain telah melakukan perjanjian kerja sama (PKS) dengan DJP, pihaknya juga intensif mengedukasi masyarakat, khususnya wajib pajak. Ini terlihat dari beberapa program pemerintah yang dilakukan secara menyeluruh dan dilaksanakan.
“Semua program pemerintah tentang perpajakan mulai dari sunset policy, tax amnesty, PPS, dan regulasi perpajakan kita dianggap memberikan kontribusi nyata sehingga kerja sama ini dilanjutkan hingga lima tahun ke depan,” tambahnya.
Sebagai contoh, dia kemudian melihat bagaimana IKPI Cabang Pekanbaru yang membantu masyarakat melaporkan pajak dengan melakukan pengisian SPT, langkah serupa bakal dilakukan ke beberapa wilayah lainnya. Tentu apa yang terjadi, kata Ruston, tidak lepas dari kepercayaan yang telah terbangun antara pihaknya dengan DJP. Karena itu, ia menegaskan tidak akan menyia-nyiakan hal itu.
“Dengan dipercaya kami akan lebih mudah menjalankan peran kami membantu wajib pajak memenuhi kewajiban wajib pajak melaksanakan haknya,” tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
