Teknisi dari Indonesia, yang didampingi teknisi asal Cina melakukan pengecekan kereta cepat Whoosh di Depo KCIC Tegalluar, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/7/2024). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Kereta Cepat Karawang di Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12).
"Kehadiran Stasiun Kereta Cepat Karawang akan menciptakan efisiensi waktu, dengan perjalanan Jakarta–Karawang hanya sekitar 15 menit dan Karawang - Bandung sekitar 20 menit," kata Menhub Dudy dalam keterangannya.
Dia juga menjelaskan bahwa kehadiran Stasiun Kereta Cepat baru ini akan berpotensi dalam menggerakkan serta meningkatkan ekonomi daerah Karawang dan sekitarnya.
Menurutnya, Karawang sebagai salah satu pusat industri terbesar, kini memiliki akses transportasi modern yang menghubungkan kawasan industri, destinasi wisata, pusat bisnis, hingga perumahan. Efeknya akan meningkatkan perekonomian daerah Karawang dan sekitarnya.
Menhub Dudy pun berharap, dengan adanya Stasiun Kereta Cepat Karawang, akan semakin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
"Pengurangan penggunaan kendaraan pribadi pada akhirnya dapat membantu mengatasi kemacetan dan menekan emisi karbon dan mendukung visi transportasi ramah lingkungan," jelas dia.
Untuk diketahui, dengan beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Karawang, Kereta Cepat Whoosh kini akan berhenti di empat stasiun. Sejak awal operasional pada Oktober 2023, Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Adapun rata-rata penumpang harian yang pada awal pengoperasian hanya sekitar 13.700 orang kini meningkat pesat menjadi sekitar 19.000 penumpang per hari di hari kerja dan 21.000 penumpang per hari saat akhir pekan. Bahkan, volume tertinggi pernah mencapai 23.400 penumpang per hari pada momen liburan.
Pada tahap pertama pengoperasian, Stasiun Karawang akan melayani 20 perjalanan Whoosh per hari, dari total 48 perjalanan kereta cepat Jakarta - Bandung. Lalu pada tahap kedua yang direncanakan mulai awal Februari 2025, perjalanan Whoosh akan ditambah menjadi 62 kereta per hari, dengan 31 perjalanan berhenti di stasiun Karawang.