Salah satu pedagang baju koko di Pasar Tanah Abang Blok B, Rafi, 21, mengaku penghasilannya melesat hingga puluhan juta dibanding sebelum Ramdhan.
JawaPos.com - Pengunjung di Pasar Tanah Abang Blok B jelang lebaran Idulfitri 1445 H tampak mulai menggeliat. Sejak Sabtu (30/3) kemarin hingga Senin (1/4) ini, ribuan pengunjung tampak berjejalan berburu baju lebaran mulai dari laki-laki, perempuan ataupun orang dewasa hingga anak-anak.
Seiringan dengan itu, peningkatan penjualan bagi para pedagang fashion di Pasar Tanah Abang pun mulai melonjak. Salah satu pedagang gamis perempuan, Nazwa, 19, mengaku pengunjung ke tokonya sudah meningkat sejak menjelang Ramadhan.
Puncaknya, keramaian pengunjung di Pasar Tanah Abang terjadi pada Sabtu-Minggu (30-31/3) kemarin.
"Ya alhamdulillah lebih rame sih. Mungkin pengunjung lebih rame di hari Sabtu-Minggu kemaren sih," ujar Nazwa saat ditemui JawaPos.com, Senin (1/4).
Namun begitu, ia menyebut bahwa ramainya pembeli gamis di tokonya masih jauh dibanding saat sebelum menjelang Ramadhan pada Maret lalu.
"Sebelum ramadhan jauh lebih rame lagi sih. Udah war war-an dari sebelum ramadhan. Dibanding sekarang masih lebih rame sebelum ramadhan," ungkapnya.
Hal itu, katanya, bisa jadi dilatari dengan orang-orang yang tak mau berjejalan dengan ribuan orang untuk berbelanja baju menjelang lebaran seperti saat ini.
"Kurang tau ya mungkin orang-orang males ya belanja di jelang jelang lebaran gini, jadi meledaknya itu udah dari sejak sebelum ramadhan," pungkas Nazwa.
Sementara itu, salah satu pedagang baju koko di Pasar Tanah Abang Blok B, Rafi, 21, mengaku penghasilannya melesat hingga puluhan juta dibanding sebelum Ramdhan.
"Paling 20-30 persen lah. Angkanya omzet bedanya nyampe sih puluhan juta (dibanding sebelum ramadhan," katanya saat ditemui JawaPos.com, Senin (1/4).
Ia menyebut bahwa memang peningkatan pengunjung ke Pasar Tanah Abang jelang lebaran Idulfitri ini melonjak sejak Sabtu (30/1) kemarin.
"Lebih rame sih, orang lebih padet. Kemarin lebih rame lagi," ungkapnya.
Untuk pedagang baju koko yang target marketnya musiman, menurutnya memang wajar penjualan meningkat jelang Ramadhan atau lebaran.
"Bedanya kalau sebelum ramadhan itu yang belanja orang-orang grosir, kalau sekarang yang ngecer," jelas Rafi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
