Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 05.13 WIB

Babak Final Wirausahawan Muda Mandiri 2023: Kolaborasi, Inovasi, dan Inspirasi di Kota Surabaya

Pengusaha muda pemilik brand Geprek Bensu,Jordi Onsu, hadir sebagai mentor kelas dalam WMM 2023. - Image

Pengusaha muda pemilik brand Geprek Bensu,Jordi Onsu, hadir sebagai mentor kelas dalam WMM 2023.

JawaPos.com - Surabaya, Selasa (16/1), babak final Wirausahawan Muda Mandiri (WMM) 2023 telah sukses diselenggarakan di Surabaya, menghadirkan mentor kelas terbaik di bidangnya seperti entrepreneur, Jordi Onsu, dan Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Mandiri, Agus Dwi Handaya. Program yang menjadi inisiatif utama Bank Mandiri sejak tahun 2007 ini bertujuan untuk menumbuhkan kewirausahaan di kalangan generasi muda Indonesia.

Potensi Surabaya sebagai Pusat Ekonomi dan Bisnis
Vice President CSR Center Department Bank Mandiri Dadang Suryadi menjelaskan bahwa Surabaya dipilih sebagai tempat penyelenggaraan final karena merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Sebagai pusat ekonomi dan bisnis di Jawa Timur, Surabaya menawarkan berbagai latar belakang pelaku bisnis yang dapat memperkaya pengalaman para peserta. Pilihan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi, pertukaran ide, dan pengembangan ekosistem bisnis yang dinamis di kota ini.

“Kami melihat Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Sekaligus sebagai pusat ekonomi dan bisnis di wilayah Jawa Timur. Selain itu, kota ini memiliki beragamnya latar belakang pelaku bisnis yang beragam,” ungkap Dadang tentang potensi Surabaya di bidang bisnis.

“Dengan demikian, kami memilih Kota Surabaya sebagai kota penyelenggaraan final WMM 2023, dengan tujuan membuka peluang besar terjadinya kolaborasi, pertukaran ide, dan pengembangan ekosistem bisnis yang dinamis di kota ini,” jelasnya.

Antusiasme Tinggi dari Para Peserta
Dadang menjelaskan bahwa antusiasme pengusaha muda terhadap WMM 2023 tetap tinggi. Jumlah pendaftar mencapai 8.290 orang sejak pendaftaran dibuka pada 27 September 2023. Proses penjurian dan penyisihan telah dilaksanakan, dan peserta WMM 2023 siap memperebutkan gelar Juara Best of the Best pada 19 Januari 2024.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, WMM memiliki daya tarik sendiri bagi para entrepreneur muda di tanah air. Ini tercermin dari jumlah pendaftar yang mengikuti WMM mencapai 8.290 orang sejak pendaftaran dibuka pada 27 September 2023,” ujarnya ketika menghadiri program mentor kelas WMM 2023.

“Lewat program penjurian dan penyisihan yang telah dilaksanakan, kini peserta WMM 2023 akan bertanding memperebutkan gelar Juara Best of the Best di hari Jumat, 19 Januari 2024,” lanjut Dadang.

Project Manager WMM 2023 Christin Amelia menambahkan menekankan bahwa Bank Mandiri berharap WMM 2023, melalui kegiatan seperti entrepreneurship expo dan workshop, dapat membantu para pengusaha muda untuk berkembang pesat dan mencetak generasi pengusaha berkualitas. Bank Mandiri melihat WMM sebagai wadah untuk memotivasi dan mendukung pertumbuhan ekosistem kewirausahaan di Indonesia.

“Dengan kegiatan-kegiatan WMM tahun ini seperti entrepreneurship expo, yang memberikan platform untuk para pengusaha menampilkan bisnisnya dan juga workshop yang pastinya sesuai sama kebutuhan mereka, harapannya dengan WMM ini dapat membantu para pengusaha pengusaha muda untuk bisa berkembang lebih pesat dan mencetak generasi pengusaha muda yang berkualitas,” terangnya.

Selain itu hadir juga pengusaha muda pemilik brand Geprek Bensu,Jordi Onsu, sebagai mentor kelas dalam WMM 2023, mengungkapkan kesenangannya menjadi bagian dari forum ini. Dia melihat bahwa industri kreatif di Indonesia memiliki potensi besar, terutama dalam ekspansi bisnis. Onsu memberikan pesan khusus kepada peserta untuk tetap konsisten, kreatif, dan adaptif, menjadi sebuah brand yang dapat beradaptasi di segala segmen dan usia.

“Seneng banget dan ini mungkin adalah kali pertama aku ketemu sama bukan cuma entrepreneur, tapi mereka ini adalah pengusaha mandiri yang bisa dibilang sudah handal dan sedang berkompetisi untuk bisa ekspansi,” ujar Onsu dengan sangat antusias.

“Jadi kayaknya di sini bukan cuma aku yang bisa berbagi pengalaman, tapi aku juga banyak dapat pelajaran dari forum ini squishy ini dan juga melihat dari perkembangan bisnis yang ada ternyata industri kreatif kita tuh bagus banget dan ini yang harus didukung (dari) 2024 sampai dengan seterusnya,” tutupnya.

Di program tersebut hadir juga peserta kelas, Alfyan Angga Saputra, CEO & Founder Tappp, asal Subang, Jawa Barat, berbicara tentang produk inovatifnya yang menyajikan solusi untuk kebutuhan networking modern. Dalam menjawab pertanyaan, Alfyan membagikan pengalamannya selama program WMM 2023. Dia mengungkapkan bahwa tantangan utama adalah mengedukasi pelanggan tentang produk fisik dan digitalnya. Terkait keamanan data, Alfyan menjelaskan upaya yang telah dilakukan, termasuk kerja sama dengan Google Cloud platform dan pendaftaran di PSE.

“Sebagai solusi untuk kebutuhan networking modern jadi lebih ke produk digital, jadi kita ada dua produk, pertama digital yaitu software dan kedua ada hardware-nya juga,” ujarnya menerangkan produk bisnis yang dirintisnya.

“Bentuknya kayak gini, kalau kartu nama kertas kita tuh harus ngasih mencatat sendiri, kalau ini nggak usah kita tinggal tap ke handphone semua data kita muncul dan bisa langsung save kontak jadi dia nanti arahnya ke simpan nomor itu ya bukan ke landing page website atau kemana gitu (bisa disesuaikan dengan kebutuhan customer),” jelasnya terkait produk inovasinya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore