
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat hadir dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (20/9/2021). Rapat kerja tersebut beragendakan penyerahan Daftar Investarisasi Masalah (DIM) RUU tentang Hubu
JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sering mendapat kritikan terkait utang yang meningkat selama pandemi Covid-19. Menurutnya, posisi utang Indonesia selama pandemi masih lebih baik dibanding negara-negara berkembang lainnya. Hal itu tercemin dari defisit anggaran yang masih terjaga.
"Kalau kita bandingkan dengan negara-negara di dunia, kenaikan defisit kita, kenaikan utang kita, jauh lebih terukur bahkan dibandingkan baik negara maju maupun negara-negara emerging," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (24/1).
Saat ini, utang pemerintah hingga akhir tahun tembus Rp 6.908,87 triliun dengan rasio utang 41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, defisit masih terjaga dan lebih rendah dari prediksi dengan realisasi 4,56 persen terhadap PDB di akhir 2021. Sri Mulyani menyebut, semua pihak seraya memandang hutang menjadi hal yang negatif. Padahal negara lain juga melakukan hal yang sama.
"Saya melihat hampir semua statement selalu melihatnya hanya lebih kepada sisi utang APBN kita sendiri. Seolah-olah kita menghadapi pandemi sendirian di dunia," jelasnya.
Sri Mulyani berharap masyarakat dan para dewan perwakilan rakyat (DPR) dapat melihat kondisi utang Indonesia secara keseluruhan. Sebab, utang tersebut dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat rentan dalam menghadapi pandemi yang masih berlangsung.
“Mohon saya berharap untuk DPD juga tidak hanya melihat satu aspek hanya kepada biaya utangnya naik, nggak lihat manfaatnya banyak banget. Kalau pakai bahasa Islam kufur nikmat katanya," ucapnya.
Sri Mulyani menambahkan, saat ini seluruh dunia sedang menghadapi hal yang sama. Harapannya semua masyarakat dapat melihat bahwa sisi APBN RI sangat terukur, akuntabel, dan cukup efektif dalam menghadapi pandemi. "Seluruh dunia menghadapi hal yang sama, karena ini sudah masuk tahun ketiga kita bisa melihat bahwa respons kita dari sisi APBN sangat terukur akuntabel dan cukup efektif,” pungkasnya.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
