
Satoria Grup fokuskan pengembangan di sektor industri farmasi dan agrobisnis (pangan).
JawaPos.com–Satoria Grup bakal memfokuskan pengembangan terhadap jaringan bisnis mendatang di dua sektor industri. Yakni, farmasi dan agrobisnis (pangan).
”Sektor farmasi maupun food merupakan kebutuhan penting dan tak pernah berhenti (fast moving consumer goods). Juga merupakan industri yang terus berinovasi,” kata CEO dan Founder Satoria Group Alim Satria pada perayaan HUT ke-10 di Hotel Westin Surabaya.
Alim mengaku bahwa pihaknya bersyukur jaringan bisnis yang dibangun memasuki satu dekade. Pada sepuluh tahun lalu, lanjut dia, banyak teman bertanya mengapa memutuskan untuk meninggalkan Maspion.
”Jika di tengok, pada 10 tahun lalu, Maspion tengah ada di atas awan. Namun, tidak ada pesta yang berlangsung selamanya,” papar Alim Satria.
Kala itu, Alim Satria tercatat sebagai salah satu direktur di perusahaan Maspion Grup yang didirikan ayahnya, Alim Husein, dan dikomandani kakak tertuanya sebagai Direktur Utama Alim Markus.
”Saya telah memberikan kontribusi besar dalam perusahaan, tetapi sebagai seorang pengusaha, saya ingin mencari tantangan baru. Selain itu, sebagai seorang ayah, saya juga ingin anak- anak saya tumbuh dan mandiri,” ungkap Alim Satria.
Produk dari Satoria Agro Industri telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk seluruh negara di Asia Tenggara, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Kanada, Belanda, Tiongkok, Jepang, Korea, negara-negara di Afrika, Timur Tengah, dan lainnya.
”Selain itu, Satoria Agro juga mendapat kepercayaan dari perusahaan multinasional seperti Givaudan dari Swiss dan Nestlé Global. Mereka telah secara konsisten menggunakan layanan produksi OEM atau Toll Manufacturing dari Satoria Agro,” kata Alim.
Selain pabrik dan hotel, Satoria Group juga memiliki perusahaan lain seperti Satoria Distribusi Lestari. Perusahaan itu bertanggung jawab dalam distribusi produk farmasi dan peralatan medis.
”Ke depan, kami akan fokus garap sektor farmasi dan pangan,” imbuh Alim Satria.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
