Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 18.01 WIB

Libatkan 19 Kontributor Bidang Energi, Indonesia Hadir di ADIPEC 2023

SKK Migas bersama Kementerian ESDM kembali hadir di Forum ADIPEC di Abu Dhabi. - Image

SKK Migas bersama Kementerian ESDM kembali hadir di Forum ADIPEC di Abu Dhabi.

JawaPos.com–SKK Migas bersama Kementerian ESDM kembali hadir di Forum ADIPEC (Abu Dhabi International Petroleum and Conference) 2023, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 2-5 Oktober.

Kehadiran Indonesia kali ini melibatkan 19 kontributor, yang terdiri atas perwakilan Kementerian ESDM dan SKK Migas, 3 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) terbesar dalam negeri, yakni Pertamina Hulu Energi, Medco Energy, dan Energi Mega Persada. Serta 10 pabrikan dalam negeri yang siap berkompetisi di pasar internasional.

ADIPEC merupakan ekshibisi industri minyak dan gas global. Para pembuat kebijakan dan pengambil keputusan di bidang energi, innovator, serta perusahaan energi, di seluruh dunia berkumpul setiap tahun.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto tampil menjadi salah satu pembicara kunci di Strategic Conference dengan tema Gas And LNG : driving energy security and sustainability goals. Dia menyatakan, kesiapan Indonesia mendukung energi transisi. Selain itu, Kepala SKK Migas juga mengungkapkan temuan cadangan gas di Kutai Basin, yang dikatakan sebagai satu dari tiga temuan eksplorasi terbesar di dunia pada 2023.

Pada kesempatan itu, dilakukan penandatanganan beberapa kerja sama internasional. Di antaranya penandatanganan MOU antara PT Kilang Pertamina Internasional dan Bank of Kuwait, penandatanganan perjanjian kepemilikan bersama LPG Carrier antara PT Pertamina Internasional Shipping dan BGN International DMCC (Dubai) senilai USD 180 juta, serta penandatanganan perjanjian Joint Venture antara Fajar Benua Grup dan Precision Engineering Group (Saudi Arabia) senilai USD 1,8 juta.

Selain itu, seluruh kontributor juga diagendakan melakukan 63 pertemuan bisnis dengan para kontraktor internasional seperti Adnoc (UEA), Mubadala (UEA), ENI (Italy), BP (Inggris), Petronas (Malaysia) dan beberapa perusahaan minyak dan gas bumi utama dunia lainnya. Agenda pertemuan antara lain membahas kemungkinan kerjasama pengelolaan Wilayah Kerja Migas sekaligus memperkenalkan produk barang dalam negeri yang bisa diekspor.

Vice President (VP) SKK Migas Erwin Suryadi menjelaskan, di sesi presentasi, Kementerian ESDM dan SKK Migas juga memaparkan pengenalan wilayah kerja yang akan dilelang. Lelang dapat diikuti major company oil dan gas dunia. Apalagi di dalam negeri sudah dilakukan perbaikan fiscal term serta penyederhanaan proses perizinan.

”Melalui upaya ini, kita berharap nilai investasi akan meningkat, sekaligus meningkatkan efek berganda bagi masyarakat,” ujar Erwin. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore