Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Agustus 2023 | 18.35 WIB

Subsidi Motor Listrik Diperluas untuk Umum, Aismoli Optimistis Penjualan Capai Target 200.000 Unit

ILUSTRASI: Motor listrik Honda EM1 e - Image

ILUSTRASI: Motor listrik Honda EM1 e

JawaPos.com - Ketua Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setyadi mengaku optimistis bahwa penjualan sepeda motor listrik dengan subsidi Rp 7 juta dari pemerintah akan mencapai target 200.000 unit pada tahun 2023.
 
Budi meyakini, seiring dengan dilakukannya perluasan terhadap penerima subsidi motor listrik untuk umum, nantinya akan mengerek jumlah peminat hingga mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
 
"Dengan adanya skema yang baru pastinya itu akan mendongkrak kenaikan minat masyarakat. Sekarang pun sudah banyak industri yang tanya-tanya banyak sekali. Yang kita harapkan percepatan dari regulasi ini (perubahan skema). Sehingga sampai Desember, kita optimis," kata Budi Setyadi saat ditemui di PLN UID Jakarta Raya, Minggu (13/8).
 
 
Dia juga menjelaskan, optimisme ini juga didorong oleh kesiapan para industri yang akan menyediakan sepeda motor listrik. Bahkan, tak hanya untuk memenuhi permintaan dari masyarakat, tapi industri juga siap untuk memenuhi permintaan dari sejumlah instansi pemerintah yang sudah didorong menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.
 
"Kita target kalau bisa 100 persen (serapan permintaan sepeda motor listrik), kalau bisa. Karena dari industri, dia nyatakan siap untuk siapkan kendaraan sebanyak itu. Kita harap didorong juga dengan penyerapan pemerintah," jelasnya.
 
"Kemarin pak Luhut juga sudah kumpulkan bupati walikota, motor-motor operasional bisa juga gunakan ini. Atau swasta juga," sambungnya.
 
Selain itu, Aismoli mengatakan jumlah industri sepeda motor listrik yang ingin menjadi mitra pemerintah juga semakin banyak. Hal ini terlihat dari industri yang mulai menaikkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen sebagaimana disyaratkan pemerintah.
 
Aismoli mencatat, sudah ada 13 merek motor listrik yang sudah bermitra dengan pemerintah. Ke depan, pihaknya memastikan akan terus bertambah.
 
 
"Saya dengar ada tambahan lagi. Sambil kita proses penjualan, juga masing masing Agen Pemegang Merek (APM) yang ingin jadi mitra pemerintah itu lagi upaya menaikkan TKDN-nya. Yang baru bergabung saya dengar merek E-Nine. Ini TKDN 40 persen juga," ujar Budi.
 
Sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan kuota subsidi motor listrik sebesar Rp 7 juta berlaku untuk 200.000 unit sepanjang tahun 2023. Namun, hingga Agustus jumlah motor listrik yang telah disalurkan masih jauh dari target.
 
Mengutip laman Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (Sisapira) milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin), per Minggu 13 Agustus 2023 jumlah motor listrik yang telah tersalurkan baru tercatat 225 unit.
 
Atas dasar rendahnya penyaluran subsidi motor listrik, pemerintah telah sepakat untuk menghapus persyaratan dan merencanakan akan diperluas untuk umum. Namun untuk implementasinya, subsidi motor listrik yang diperluas untuk umum masih menunggu aturan baru yang akan dirilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pekan depan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore