
Mobil listrik Hyundai Genesis Electrified G80 yang akan digunakan untuk KTT G20 di Bali, telah tiba di Benoa, Jumat (4/11/2022). (ANTARA/HO/Hyundai)
JawaPos.com - Himpunan Kawasan Industri (HKI) mencatat sejumlah sektor dominan menyerap lahan sebagai tempat produksi selama 2022. Investasi berkaitan dengan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) disebut ikut berkontribusi pada peningkatan permintaan lahan industri.
Ketua Umum HKI Sanny Iskandar mengatakan, seiring dengan meningkatnya investasi di bidang transformasi digital, serapan lahan kawasan industri juga banyak yang datang dari industri tersebut. Seperti perusahaan data center. Selain itu, pergudangan dan logistik membutuhkan tempat juga.
"Kondisi tersebut didorong oleh melonjaknya transaksi secara online, sehingga kebutuhan akan jasa logistik dan pergudangan pun kian meningkat," ujarnya di Jakarta Kamis (9/2).
HKI juga melihat, sejak beberapa tahun terakhir investasi pertambangan di luar Pulau Jawa semakin berkembang. Keadaan tersebut membuat para pengembang kawasan industri mulai beralih ke luar Pulau Jawa. Dengan demikian, akan terjadi pemerataan industri dan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya bertumpu di Jawa.
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga berdampak pada kenaikan penyerapan lahan industri pada tahun ini. Sanny memproyeksikan sampai 10 persen.
"Salah satu pemicu adalah semakin masifnya pengembangan kendaraan listrik di Indonesia pada tahun ini," tuturnya.
HKI menilai, iklim investasi di kawasan industri akan dipengaruhi oleh tren industri dari waktu ke waktu. Menurut Sanny, setidaknya ada dua jenis sektor yang pertumbuhannya cukup pesat dan berpotensi terus bertumbuh pesat ke depan.
Pertama, industri yang berhubungan dengan transformasi digital dan berteknologi tinggi. Kedua, industri yang menerapkan ekonomi sirkular dengan transisi energi bersih.
"Penggunaan energi baru terbarukan sekarang sudah jadi tren," terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetyono mengatakan, penyerapan lahan di kawasan industri memang harus terus didorong. Untuk bisa mencetak pertumbuhan, pihaknya harus menggaet investor termasuk dari luar negeri.
"Banyak sekali negara yang masih punya potensi tinggi. Baru saja kami mendapatkan kunjungan dari Bapak Zuhairi Misrawi, duta besar RI untuk Tunisia. Potensi investasi dari sana juga tinggi," paparnya.
Tunisia sendiri terkenal dengan komoditas kurma dan zaitun. Sedangkan konsumsi kurma di Indonesia sebagai negara muslim terbesar juga cukup besar. Belum lagi, minyak zaitun yang sudah mendunia sebagai bahan kecantikan dan makanan.
SERAPAN LAHAN KAWASAN INDUSTRI OLEH MANUFAKTUR
Tahun | Total Serapan
2021 | 627,22 hektare
2022 | 519,38 hektare
2023 | 570,38 hektare (*)
Ket (*): Proyeksi
Sumber: Himpunan Kawasan Industri (HKI)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
