
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Zaki)
JawaPos.com - Bencana wabah Covid-19 yang menggerogoti sendi segala sektor, membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menurun hingga membuka kemungkinan terjadinya resesi seperti negara tetangga Singapura, Filipina, Thailand sampai Malaysia.
Meskipun demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani tetapi mengaku optimistis pada kuartal III, ekonomi nasional dapat menjadi lebih baik berkat program anggaran untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp 695,2 triliun.
”Kita masih berharap dan mencoba sekuat tenaga kuartal III kita bisa lebih baik dengan melalui berbagai instrumen," ujarnya dalam acara Kongres 2 AMSI secara virtual, Sabtu (22/8).
Sri Mulyani mengaku, jika bicara mengenai bencana wabah kesehatan kontraksi merupakan aspek yang pasti. Meskipun pada kuartal I turun dari yang biasanya 5 persen jadi 2,97 persen, kemudian kuartal II bahkan kontraksi ke 5,3 persen, namun angka tersebut tidak lebih dalam dibandingkan negara lainnya.
“Di negara lain kontraksinya bisa dalam sekali di atas belasan bahkan puluhan persen," ucapnya.
Baca juga: Pertama sejak 1998, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus
Seperti diketahui, pemerintah terus memberikan stumulus melalui anggaran PEN yang mencapai Rp 695,2 triliun. Tujuannya agar menopang daya tahan ekonomi agar penurunannya tidak terjun bebas.
“Jadi, pemerintah dengan Rp 695 triliun itu merupakan suatu apa yang disebut wadah awal, namun isinya kita masih bisa terus melakukan kalibrasi," jelasnya.
Terlebih, kata dia, dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian terus bergerak, sehingga upaya untuk mengatasi dampak tersebut harus terus diformulasikan. Salah satunya, pemerintah yang telah meluncurkan program perlindungan sosial dengan skema yang baru, seperti bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu untuk pegawai swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan.
"Ini tujuannya supaya ekonomi nggak berhenti saja karena kalau begitu dia berhenti dan kemudian jatuh, dalam hal ini company-company menjadi bangkrut, suasana atau tantangannya akan menjadi berbeda sama sekali,” tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=LzBmAO-lJCY

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
