
Photo
JawaPos.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengapresiasi gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022 dan menyatakan siap membantu memasarkan produk-produk UKM ke pasar internasional. Ajang pameran sangat penting untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia kepada dunia luar.
"Pameran ini penting untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kita. Dari pameran inilah kita bisa mendapatkan data-data buyer maupun investor yang nanti bisa ditindaklanjuti menjadi konsumen besar. Sekali lagi apresiasi untuk Apkasi, tambah sukses dan jaya selalu," ujar Zulhas saat menutup AOE 2022 di JCC Senayan Jakarta, Jumat (22/07).
Zulhas, sapaan Menteri Perdagangan ini menyatakan kondisi perekonomian semakin kondusif setelah melewati 2 tahun pandemi. Namun ia tetap mengingatkan semua pihak tetap waspada, dengan terus membiasakan diri dengan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat.
“Walaupun pandemi berlangsung 2 tahun, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5%, lebih baik dibanding Tiongkok 4,8%, Singapura 3,4%, Korea Selatan 3,07% yang bahkan AS pun hanya 4,29%. Kalau hari ini PDB kita USD 1,3 triliun maka 20 tahun lagi diharapkan bisa mencapai USD 3.500 hingga USD 4.000 triliun dan kalau sudah masuk ke USD 4.000 Indonesia akan masuk ke tataran negara maju di dunia, insya Allah,” katanya.
Menariknya, sambung Zulhas, yang menopang ekonomi nasional ini adalah sektor UMKM, sebanyak 61% dengan menyumbangkan serapan tenaga kerja sebanyak 97%. Untuk itu, lanjutnya, Kementerian Perdagangan mengembangkan apa yang disebut jalan tol-way agar UMKM ini baik di dalam dan luar bisa berkembang dengan cepat.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Apkasi, Adnan Purichta Ichsan memberikan pengantar sambutan bahwa Apkasi menghadirkan pameran AOE 2022 untuk menjawab tantangan yang ada. "Kami melihat bahwa kebangkitan ekonomi di tanah air ini sudah tampak di depan mata. Melalui kegiatan ini, mari kita menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional yang dimulai dengan menggerakkan ekonomi di daerah-daerah," kata Bupati Gowa ini.
Dalam pameran tiga hari ini, kata Adnan, pemerintah kabupaten menampilkan produk-produk unggulan maupun potensi investasi. Ia mengatakan, "Dari kegiatan ini kita berharap bisa melirik dan dilirik oleh buyer dan investor besar yang mau membeli dan menginvestasikan di daerah, yang berdampak positif munculnya kegiatan ekonomi baru, penyerapan tenaga kerja sehingga ini akan menekan kemiskinan dan pengangguran.”
Sementara itu, Ketua Penyelenggara AOE 2022, Sarman Simanjorang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan pameran dan rangkaian kegiatan lain, dengan tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman.
Sarman melaporkan bahwa pelaksanaan Apkasi Otonomi Expo Tahun 2022 yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah rampung yang selama kegiatan berlangsung, selain kegiatan pameran dan eksibisi juga diselenggarakan berbagai side event yang bisa diikuti oleh para perserta pameran dari pemerintah kabupaten seperti Executive Dialogue yang merupakan kerjasama Apkasi dengan kaukus pembangunan lestarinya, yakni Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL).
Dalam kegiatan ini mengangkat 3 isu besar, yakni pertama “Peluang, Peran dan Harapan Pemerintah Daerah Terhadap KTT G20” dengan menghadirkan nara sumber dari Kementerian Investasi dan dari KADIN Indonesia; kedua “Strategi dan Model Insentif Publik Berbasis Yurisdiksi dan Berkelanjutan” dengan nara sumber dari Bappenas, Kementerian Investasi/BKPM dan Kementerian Koperasi; dan ketiga “Potensi Akses Pendanaan Non-Publik Dalam Mendorong Kemudahan Investasi Hijau,” dengan menghadirkan nara sumber dari Yayasan Kehati, Kadin dan kalangan perbankan.
Kegiatan penting lainnya dalam gelaran AOE 2022, lanjut Sarman adalah Business Matching yang merupakan kolaborasi Apkasi-LTKL, di mana konsep kegiatan ini mempertemukan langsung para calon buyers dan investor dengan pemerintah kabupaten. Dalam kegiatan ini, kedua belah pihak bisa saling intens berinteraksi, berjejaring dan menjajaki kerjasama bisnis.
Kegiatan lainnya juga diadakan Talkshow Peningkatan Pemberdayaan UKM yang merupakan sinergi Apkasi dengan Uprintis Indonesia, sebuah Komunitas UMKM Perempuan dengan mengangkat tema “Peran Perempuan Dalam Peningkatan Potensi Ekonomi Daerah” yang menghadirkan narasumber Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Pupayoga dan dihadiri tak kurang dari 200 para Ketua Dekranasda kabupaten di seluruh Indonesia ini.
Workshop Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan (IDSDB) juga hadir sebagai side event unggulan, di mana kegiatan ini merupakan kolaborasi multipihak, yakni Apkasi dengan Konsorsium Daya Saing Daerah Berkelanjutan yang di dalamnya ada Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Terra Komunika dan Kinara Indonesia.
Workshop ini dimaksudkan untuk mendorong segenap anggota Apkasi untuk memiliki daya saing yang kuat, sehingga mampu memenangkan persaingan dan merebut pasar global. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memperluas sosialisasi IDSDB sebagai acuan bagi Pemda dan calon pemberi insentif public dan non public untuk mendukung daerah dalam melaksanakan pola pembangunan berkelanjutan.
Hal menarik lainnya adalah pertunjukan hiburan yang menampilkan 18 kabupaten yang saling berunjuk kemampuan di bidang seni dan budaya. Sarman melanjutkan, untuk pertama kalinya di ajang AOE 2022 juga digelar Fashion Show Wastra Nusantara.
“Ke depan, diharapkan kegiatan ini bisa menjadi ikon baru pengganti Pemilihan Putri Otonomi yang sekarang telah terpisah pelaksanaannya dari Apkasi Otonomi Expo. Fashion Show Wastra Nusantara ini bertujuan menampilkan dan mempromosikan berbagai desain-desain pakaian tradisional yang berasal dari kain yang dimiliki oleh berbagai daerah di tanah air yang merupakan warisan seni batik maupun tenun daerah tersebut,” kata Sarman.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
