Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Juni 2022 | 22.13 WIB

Gelaran MotoGP Mandalika Sumbang Pendapatan Negara Rp 4,5 Triliun

Pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 2 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Ajang balapan MotoGP se - Image

Pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 2 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Ajang balapan MotoGP se

JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan bahwa gelaran MotoGP Mandalika 2022 yang berlangsung pada 18-20 Maret lalu berhasil membawa berkah bagi perekonomian Indonesia. Angka yang disumbangkan mencapai Rp 4,5 triliun.

Lebih rinci, kontribusi terhadap kenaikan pendapatan domestic regional bruto (PDRB) NTB sebesar 1,46 persen secara year on year (yoy). Sementara, dari penyediaan makanan dan minuman 1,04 persen dan transportasi pergudangan 0,74 persen.

"Perhelatan MotoGP juga memberikan nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp 4,5 triliun. Jadi di luar angka Rp 700 miliar hampir Rp 800 miliar yang kita perkirakan,” kata dia dikutip, Kamis (2/6).

Adapun, pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I-2022 sebesar 7,76 persen, sementara secara nasional di angka 5,01 persen. Peningkatan lapangan usaha yang didominasi oleh sektor parekraf adalah akomodasi, makanan dan minuman dengan kontribusi 22,29 persen, lalu transportasi dan pergudangan sebesar 15,36 persen.

Penumpang yang datang ke NTB naik secara signifikan, melalui angkutan udara 94,81 persen dan angkutan laut naik 74,91 persen. "Termasuk saya, karena saya datangnya melalui jalur laut. Saya datang dari Padangbai menuju Bangsal,” kata Sandiaga.

Selain itu survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha menunjukkan sejumlah hasil yang membahagiakan. Sebesar 46 persen pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga.

"Jadi ini banyak ibu-ibu UMKM dan saat MotoGP produk UMKM ekonomi kreatif yang paling laku adalah kuliner sebesar 50,34 persen, kriya 19,31 persen dan fesyen ini yang perlu didorong lebih lagi sebesar 15,86 persen dan lainnya 14,48 persen,” kata dia.

Menparekraf menjelaskan bahwa telah terjadi pergesaran pendapatan mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta. Ia pun berharap event MotoGP yang sukses digelar menjadi motivasi dan semangat dalam menyambut event Formula E yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 di Jakarta.

“Ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kita khususnya di Jakarta dan di daerah sekitar Jabodetabek dan berdasarkan data yang kami terima dari 50 persen penjualan tiket ajang balap Formula E sudah terjual oleh WNA sebanyak 14.800 tiket dari total 52.500 kursi yang disediakan sudah laku terjual,” pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore