
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal ikut menjadi orang yang dipanggil polisi dalam kasus
JawaPos.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyebut, pertumbuhan ekonomi saat ini baru disumbang dari sektor industri tambang saja. Sementara, kontribusi ekonomi untuk sektor manufaktur dalam dalam pemulihan ekonomi masih sangat kecil.
Presiden Partai Buruh Said Iqbal meminta Menaker Ida Fauziyah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang dialami oleh para buruh sektor industri manufaktur. Artinya, kondisi ekonomi di bidang ini baru menuju bangkit pasca terdampak Pandemi Covid-19.
“Kami meminta Menaker turun ke lapangan, jangan duduk di belakang meja saja, ekonomi kita seang tidak baik-baik saja. Ekonomi 3 persen masih dari sektor pertambangan batu bara dan kelapa sawit, manufaktur masih kecil,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (22/2).
Menurutnya, di sektor manufaktur terdapat 200.000 buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Bahkan, jika ditambah dengan buruh kontrak dan outsourcing, jumlahnya bisa melampaui 500.000 orang. Penyerapan tenaga kerja bergantung pada perkembangan permintaan produksi. Jika permintaan masih sedikit artinya sektor manufaktur belum kembali normal.
“Kalau kontrak dan outsourcing belum diserap artinya output produksi belum meningkat, permintaan buyer baik domestik maupun luar negeri itu belum normal seperti sebelum pandemi,” tuturnya.
Said Iqbal meminta, agar Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 terkait mekanisme pencairan JHT dapat dicabut dengan mempertimbangkan hal tersebut. Sebab, pencairan JHT saat usia 56 tahun akan mempersulit para pekerja di tengah situasi saat ini yang rentan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
"Sudah selayaknya 1x7 hari atau satu minggu Menaker mencabut Permenaker Nomor 2 Tahun 2022. Jangan main-main lagi," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
