
istimewa
JawaPos.com - Industri pertambangan selalu identik dengan para pekerja pria. Mulai dari produksi hingga top level di perusahaan. Namun, hal itu suah tidak terjadi lagi. Karena sudah banyak kaum perempuan yang bersinar di bisnis itu.
Di internal PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, para perempuan memegang kendali di posisi-posisi strategis. Menurut Elisabeth RT Siahaan selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, saat ini sudah banyak perempuan yang mengisi posisi strategis di Antam.
Salah satunya Clearesta Elsura Jannah yang bertugas di UBP Nikel Konawe Utara. Kini ia menjadi Grade Control Department Head yang bertugas mengontrol dan memonitoring aktivitas produksi tambang agar mendapatkan kadar ore nikel di atas Cut off Grade perusahaan.
Begitu pula dengan Rubima Aisha Yulman yang menjabat sebagai Petrologi Engineer di Unit Geomin & Technology Development, yang bertugas menganalisa mineralogi dan petrologi dari sampel-sampel eksplorasi meliputi pengujian fisik dari batuan seperti Petrografi, Mineragrafi, X-Ray Diffaction, dan Inklusi Fluida.
Tak hanya itu, di UBP Nikel Sulawesi Tenggara ada Nikma Fitri Athifah yang menjabat sebagai Instrument Laboratory Department Head. Tugasnya memastikan operasi kegiatan laboratorium untuk menganalisa sampel bijih nikel, feni, dan bahan-bahan pembantu pabrik berjalan dengan baik.
"Hasil analisa laboratorium menjadi pendukung bagi kelancaran operasional satuan kerja di bagian produksi,” terang Elisabeth.
Ini membuktikan bahwa para perempuan telah bisa dan mampu mengerjakan tanggungjawab strategis di Antam. Semangat yang dilakukan Antam tersebut, kata Elisabeth, sesuai dengan cita-cita Menteri BUMN Erick Thohir yang mendukung para Srikandi untuk mengisi posisi penting di perusahaan BUMN.
Untuk di Antam sendiri, target keterisian perempuan di level BOD harus mencapai 10 persen dari nominasi talenta yang diusulkan ke Kementerian BUMN. Kuota tersebut telah dicapai oleh Antam melalui penunjukan Elisabeth RT Siahaan selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam pada 23 Desember 2021 lalu melalui RUPS Luar Biasa Tahun 2021.
“Ya, saya adalah direktur perempuan pertama di Antam,” kata Elisabeth.
Ia bersyukur Antam telah memberikan jalan karier untuk para perempuan yang mempunyai visi dan misi. Sebelum menduduki posisi direktur di Antam, Elisabeth berkarier sebagai Group Head di Perbankan BUMN yang berhubungan dengan industri tambang dan sektor finansial.
“Sektor pertambangan menjadi salah satu industri yang cukup berkesan buat saya. Dan saya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk menjadi top level di Antam,” katanya.
Ke depannya, Antam akan membuka kesempatan lebih luas lagi bagi para perempuan yang ingin berkembang di perusahaan. Elisabeth sudah menyiapkan beberapa program untuk menunjang hal tersebut.
“Saat ini Antam sudah punya beberapa program untuk mendukung karier para perempuan. Salah satunya dengan membekali mereka dengan pelatihan-pelatihan yang akan meningkatkan kinerja dan rasa percaya dirinya,” sambungnya.
Malah, bulan Mei mendatang manajemen Antam berencana mengundang narasumber-narasumber perempuan yang akan memberikan sharing terkait leadership. Selain itu, ia juga akan mendorong lingkungan kerja yang akan memberikan kesempatan dan mempromosikan perempuan untuk lebih maju lagi.
“Sejalan dengan prinsip kesetaraan dalam pengembangan SDM di Antam, kami pun akan terus mendorong perempuan Antam untuk lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
