
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat melakukan rapat kerja dengan Komisi XI di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). Dalam rapat kerja yakni pembahasan pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan
JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dampak pandemi Covid-19 menekan laju roda perekonomian nasional. Hal itu karena pembatasan mobilitas yang dilakukan oleh pemerintah demi menekan penularan Covid-19.
Sri Mulyani menyebut, penurunan mobilitas sangat berdampak pada daya beli masyarakat. Kehadiran virus Covid-19 varian delta menyebabkan pemerintah kembali melakukan pembatasan mobilitas secara ketat. Akibatnya, sejak Juli lalu membuat sektor bisnisterdampak.
"Orang gak lagi pergi belanja dan yang lain-lain maka ritel dan rekreasi merosot lagi minus-nya 13 persen mobilitas minusnya 17 persen dalam 1 bulan di bulan Juli," ujarnya dalam webinar FEB UNPAD, Jumat (3/9).
Meskipun demikian, Sri Mulyani mengungkapkan, lumpuhnya mobilitas juga dalam rangka untuk melindungi keselamatan masyarakat terhadap ancaman varian delta. Tetapi akses di bidang sosial ekonomi sangat berat dan ini artinya kita harus formulasikan lagi kebijakan.
“Meskipun kita lihat Alhamdulillah, meskipun kita tahu berat namun kita bersama-sama masyarakat, dunia usaha, pemerintah telah menyebabkan sekarang kasusnya menurun lagi," tuturnya.
Meski terjadi perbaikan kasus, lanjutnya, APBN masih terus diperlukan untuk pemulihan ekonomi negara sejak tahun lalu. APBN masih dalam situasi menyangga pemulihan yang masih dalam tahap sangat awal.
“Kami merevisi APBN hingga dua kali tahun lalu pertama melalui Perpres 54 kemudian Perpres 72 dengan ini kami bersama dengan DPR melakukan secara sangat cepat," ungkapnya.
Sri Mulyani menambahkan, selama pemulihan ekonomi, dirinya tidak ingin utang negara membengkak. Sehingga, pendapatan negara harus semakin diperbaiki, termasuk melalui sumber perpajakan. Selain itu, belanja negara mulai dari pemerintah pusat hingga daerah juga harus diperbaiki dan dihindari dari korupsi.
"Kita harus menyehatkan APBN, artinya pendapatan negara harus semakin diperbaiki makanya ada reformasi di bidang perpajakan," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
