
PT Mitra Kiara Indonesia berekspansi untuk menambah produk bahan bangunan yaitu Mortal Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com–Perusahaan financial technology PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mendapatkan pendanaan baru senilai USD 28 juta atau setara dengan Rp 405 miliar yang dipimpin Women’s World Banking Capital Partners II (WWB) bersama dengan MDI Ventures dan didukung investor lama seperti Mandiri Capital Indonesia serta UOB Venture Management.
Amartha merupakan pionir teknologi finansial peer to peer lending (p2p lending) di Indonesia yang memberdayakan perempuan pengusaha ultramikro di pedesaan dengan memberikan pinjaman modal usaha berbasis kelompok, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 10 juta. Bukan hanya pinjaman, Amartha memberikan pendidikan literasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan.
Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, pihaknya ingin setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan permodalan usaha. Bahkan tanpa riwayat kredit atau jejak transaksi digital sebelumnya.
”Amartha membuka peluang baru bagi populasi perempuan yang tidak terlayani sebelumnya untuk dapat memberikan tambahan penghasilan keluarga dari rumah dan di saat mereka harus mengurus anak,” ujar Andi dalam keterangannya, Selasa (4/5).
Amartha ingin memberikan dampak pada kesejahteraan perempuan di desa dan perekonomian Indonesia. Pendanaan baru itu akan memperkuat bisnis yang berbasis group lending (grameen model), mempercepat inovasi produk, dan meluncurkan layanan tambahan bagi peminjam dan pendana, seperti digitalisasi desa, belanja borongan, pinjaman warung, crowdfunding, produk pendanaan baru, serta penyaluran pendanaan ke peminjam secara langsung.
Andi menjelaskan, telah mengembangkan solusi teknologi keuangan untuk 3 segmen pengguna yang berbeda. Yakni memberikan layanan penyaluran pendanaan melalui platform p2p lending. Tim di lapangan yang berinteraksi langsung dengan para peminjam, memberikan layanan untuk memproses pinjaman modal usaha secara menyeluruh. Mulai pengajuan, pengambilan data, penyaluran, hingga pengembalian dana.
”Untuk mitra (peminjam), kami memberikan layanan keuangan lebih dari sekadar penyaluran permodalan,” ucap Andi.
Chief of Commercial Officer Amartha Hadi Wenas menambahkan, pandemi Covid-19 memberikan tantangan bagi semua orang. Melalui kemitraan dengan WWB, pihaknya optimistis mampu mengadopsi praktik terbaik dunia. Yakni perempuan dapat memperoleh manfaat dari teknologi untuk memberdayakan diri mereka sendiri dan keluarga, untuk makin sejahtera.
”Investasi ini berupaya untuk menutup kesenjangan gender dalam inklusi keuangan dengan berinvestasi pada penyedia layanan keuangan dengan kinerja terbaik untuk melayani segmen perempuan berpenghasilan rendah, memperluas keragaman gender dalam staf dan tim manajemen mereka, dan memanfaatkan solusi inovatif untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan masyarakat,” tutur Hadi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=vyNwk3wy-jA

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
