Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Februari 2021 | 20.08 WIB

Pantang Menyerah, Luhut Sebut Pemerintah Terus Berupaya Rayu Tesla

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi/Antara - Image

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi/Antara

JawaPos.com - Pemerintah masih terus merayu perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla Inc. untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu demi mewujudkan cita-cita membangun industri kendaraan listrik terbesar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, hingga saat ini pemerintah masih melakukan pembicaraan dengan Tesla Inc. terkait rencana investasi di Indonesia. "Sampai hari ini kami masih bicara," kata Luhut secara virtual, Kamis (25/2).

Luhut menjabarkan, terdapat beberapa hal yang tengah dibicarakan antara pemerintah dengan Tesla. Salah satunya terkait potensi baterai lithium yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh kendaraan tenaga listrik.

Menurutnya, pengembangan baterai lithium yang berasal dari nikel dan komoditas lainnya akan mulai diproduksi massal pada 2023. Luhut juga mengatakan sudah ada perusahaan-perusahaan besar yang terlibat dalam produksi seperti CATL dan LG.

"Jadi, global chain itu ada di Indonesia sampai turunannya," ungkapnya.

Sebelumnya, rencana investasi perusahaan mobil listrik asal negeri Paman Sam, Tesla masih tanda tanya hingga saat ini. Terlebih, setelah muncul kabar bahwa Tesla memutuskan investasi di India.

Namun, hal itu disanggah oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Ia menegaskan investasi Tesla di Indonesia masih proses negosiasi. Bahlil pastikan negosiasi tersebut masih berjalan.

"Ini kan masih nego. Nggak ada yang hengkang, kalau hengkang itu kan sudah tiba baru pergi, ini masih berproses," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (24/2).

Bahlil mengaku, memang dalam proses negosiasi, produsen mobil listrik milik Elon Musk tersebut mengalami pasang surut. Namun yang jelas, proses negosiasi masih berjalan.

"Dunia belum berakhir, jangan pesimis, barang ini masih jalan terus. Sama lah dengan saya bagaimana melakukan negosiasi dengan LG. Itu juga kan pasang surutnya tinggi juga, satu tahun lebih baru clear," jelasnya.

https://www.youtube.com/watch?v=E3R_5uaxJzA

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore