
Para penumpang mengantri untuk masuk ke dalam Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (27/10/20). PT Kereta Api Indonesia (Persero) sampai dengan 25 Oktober 2020 telah menjual 83 ribu tiket untuk libur cuti bersama periode keberangkatan 27 Oktober sampai dengan 1
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memperkirakan hari ini, Minggu (3/1) dan Senin (4/1) akan menjadi puncak arus balik. Arus balik ini merupakan penumpang Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021 yang mulai pada 18 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menuturkan, pada Minggu (3/1) ini sekitar 16 ribu pengguna jasa tiba di area Daop 1 Jakarta. Sementara untuk Senin (4/1) tercatat sekitar 15 ribu lebih penumpang KA Jarak Jauh yang yang akan tiba di area Daop 1 Jakarta.
"Memasuki awal tahun 2021, masa Angkutan Nataru 2020/2021 di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta sudah mulai terjadi arus kedatangan penumpang KA. Baik di Pasar Senen, Gambir, Stasiun Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jatinegara, yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya melalui keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Minggu (3/1).
Dari angka tersebut, pada puncak arus balik Minggu (3/1) terdapat 39 KA yang tiba di Daop 1 Jakarta, diantaranya 22 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 17 KA di Stasiun Gambir. Sedangkan pada hari Senin (4/1) terdapat 37 KA, di antaranya 21 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 16 KA di Stasiun Gambir.
Pihaknya juga memastikan seluruh penumpang yang berangkat dan datang ke area Daop 1 Jakarta dalam kondisi sehat jika melihat berdasarkan berkas rapid antigen dengan hasil negatif yang wajib dimiliki penumpang saat akan berangkat dari dan menuju area Daop 1 Jakarta dengan masa berlaku tiga hari.
Selain itu kesehatan penumpang juga dipantau melalui pemeriksaan suhu tubuh sebelum berangkat dan disepanjang perjalanan KA secara berkala sampai tiba di stasiun akhir untuk memastikan seluruh penumpang memiliki suhu tubuh normal.
"Hal tersebut merupakan SOP yang wajib dilakukan untuk keseluruhan pemberangkatan KA di seluruh stasiun keberangkatan KA," imbuh dia.
Kemudian, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta Eko Purwanto menyampaikan, penumpang yang tidak dapat memenuhi dua syarat protokol kesehatan tersebut, yakni surat rapid antigen dengan hasil Negatif dan Suhu tubuh tidak melebihi 37,3 derajat dipastikan tidak dapat melakukan perjalanan KA.
"Meski pada masa angkutan Nataru jumlah pengguna mengalami peningkatan namun Daop 1 Jakarta memastikan seluruh protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin baik untuk penumpang dan petugas," tegasnya.
Selain itu, terkait layanan Rapid Antigen di Area Daop 1 Jakarta, Sejak awal layanan tersebut berlangsung pada 21 Des 2020 hingga 2 Jan 2021 terdapat sekitar 40 ribu calon pengguna yang melakukan rapid di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Calon pengguna yang mendapatkan hasil positif maka tidak akan diperkenankan untuk berangkat.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/e48GL4c8nwI

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
