
Pedagang saat memotong daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (17/5/2020). Sejumlah pedagang menyatakan permintaan daging sapi menjelang Idul Fitri mulai meningkat hingga 50 persen daripada hari biasa sehingga mengakibatkan harga naik dari rata-rata
JawaPos.com - Sekretaris Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta TB Mufti Bangkit Sanjaya menjelaskan alasan para pedagang daging sapi sepakat untuk mogok berdagang selama tiga hari, mulai hari ini Rabu (20/1) sampai Jumat (22/1). Sebab pedagang daging sapi merasa dirugikan jika tetap berjualan.
"Keluhannya sapinya langka, harganya tinggi sementara kami nggak bisa menaikkan harga. Kalau dinaikkan juga malah hilang daya beli," ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (20/1).
Mufti mengaku, para pedagang daging sapi saat ini menjerit lantaran harga daging sudah naik sejak empat bulan terakhir. Bahkan saat ini para pedagang daging sapi kerap 'nombok' saat berjualan.
"Harga eceran tertinggi Rp 120 ribu. Masalahnya kami nombok Rp 10 ribu. Jika jual 50 kilogram kan udah Rp 500 ribu (nomboknya), bukan untung malah bangkrut. Sudah 40 persen pedagang daging Jabodetabek gulung tikar," jelasnya.
Mufti mengungkapkan, pihaknya telah berkirim surat ke pemerintah, namun tidak ada respons. Hal itu yang mendorong pihaknya melakukan aksi mogok dagang hingga 22 Januari 2020 mendatang. Aksi mogok dagang pun, kata dia, dapat diperpanjang.
"19 sampai 22 Januari masih sementara ya, bisa saja diperpanjang," ucapnya.
Bahkan, pihaknya mengancam akan melakukan aksi demonstrasi atau turun ke jalan di depan Istana, mencari solusi dari naiknya harga daging sapi yang memberatkan pedagang. "Selain itu kami akan turun ke jalan bahkan ke Istana," pungkasnya.
https://youtu.be/a2mkPHilQmU

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
