
Menteri BUMN Erick Tohir saat Rapat Kerja (Raker) Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Raker Panja Jiwasraya membahas penyelesaian sengkarut PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto: Dery Ridwansah/ JawaP
JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membahas usulan Revisi Undang-undang (RUU) BUMN yang diberikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satunya terkait kejelasan investasi yang digarap BUMN dan perbedaan penugasan. Sebab keduanya kerap kali menggunakan skema penyertaan modal negara (PNM).
"Soal masalah utang. Itulah kenapa kita sepakat dengan usulan RUU BUMN yang di mana salah satunya kita memetakan apa itu penugasan, apa itu investasi,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (22/9).
Erick menjabarkan, jika dilihat dari peran BUMN sendiri, 90 persen PMN yang diajukan selama ini mayoritas merupakan penugasan. “Walauapun akhirnya kalau kita lihat juga, ada persepsi negatif seakan-akan PMN ini jelek," tuturnya.
Dijelaskannya, meski pemerintah memberikan PMN dengan dana cukup besar untuk suatu perusahaan pelat merah, namun timbal baliknya ke negara dalam bentuk dividen justru dua kali lipat lebih besar.
"Kemarin kita sudah jabarkan bahwa dividen yang diberikan oleh BUMN 5 tahun terakhir itu hampir Rp 267 triliun, dibandingkan PMN yang hanya Rp 117 triliun. Jadi komposisinya antara dividen yang diberikan dengan PMN itu 2,2 kali lebih besar," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
