
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Pertamina di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3). (Istimewa)
JawaPos.com - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengapresiasi kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyediaan layanan bagi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran direksi di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (26/1).
Herman menilai, capaian kinerja kedua bank pelat merah tersebut mencerminkan ketahanan perbankan nasional di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Tekanan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, hingga kebijakan proteksionisme perdagangan dinilai menjadi tantangan serius bagi sektor keuangan.
“Di tengah tantangan global yang semakin berat, kinerja BNI dan BTN menunjukkan ketahanan dan keandalan manajerial perbankan Indonesia. Secara umum indikator kinerja sudah cukup baik dan perlu terus dipertahankan serta ditingkatkan,” kata Herman dalam rapat tersebut.
Ia juga menyoroti rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perbankan yang dinilai masih terkendali. Mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPL perbankan nasional tercatat stabil di bawah 3 persen, mencerminkan kualitas aset yang relatif terjaga serta aktivitas ekonomi riil yang masih tumbuh.
Khusus BNI, Herman menilai komposisi penyaluran kredit yang merata di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga jasa, berpotensi menjadikan BNI sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan perseroan, pertumbuhan kredit BNI ditopang oleh segmen korporasi, konsumer, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ke depan, Herman mendorong BNI untuk memperbesar skala bisnis melalui percepatan digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence/AI.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan keamanan siber seiring meningkatnya transaksi digital, sejalan dengan penegasan OJK bahwa ketahanan sistem teknologi informasi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas perbankan di era digital.
Selain itu, Herman mendorong penguatan segmen korporasi dan global BNI agar mampu bersaing dengan bank-bank internasional.
Menurutnya, ekspansi BNI di luar negeri, khususnya dalam mendukung pembiayaan perdagangan dan layanan bagi diaspora Indonesia, menunjukkan perkembangan yang positif.
Sementara untuk BTN, Herman menyatakan dukungannya terhadap peningkatan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama yang berkaitan dengan sektor perumahan. Ia menilai, realisasi KUR BTN relatif baik dibandingkan perbankan lainnya.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, lanjut Herman, sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Penambahan kuota KUR BTN dapat mendorong pengembang kecil dan menengah meningkatkan pembangunan perumahan rakyat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan hunian,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022