
BERPISAH KARENA KORONA: Keluarga pasien melambaikan tangan ke arah RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (17/9). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) tahun 2019 yang berisi kenaikan nilai barang milik negara (BMN) dari Rp 6.325,3 triliun menjadi Rp 10.467,5 triliun. Artinya, aset negara meningkat sebesar 165 persen.
"Nilai aset milik pemerintah pusat dari yang tadinya Rp 6.325,3 triliun sekarang menjadi Rp 10.467,5 triliun," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang digelar secara virtual, Selasa (22/9).
Selain itu, lanjutnya, tahun lalu BPK juga mencatat kenaikan nilai aset negara dalam neraca LKPP, dari yang sebelumnya adalah sebesar Rp 1.931,1 triliun, menjadi Rp 5.949,9 triliun. Sehingga, dengan adanya peningkatan nilai BMN ini, maka ada perubahan di dalam nilai pasar.
"Barang milik negara kita meningkat nilainya menunjukkan adanya perubahan di dalam nilai pasar itu menggambarkan nilai dari upaya kita di dalam menggunakan keuangan negara secara bertanggung jawab," tuturnya.
Menurutnya, di tengah bencana Covid-19 ini pemerintah harus bisa memanfaatkan aset negara. Misalnya, memanfaatkan BMN untuk menjadi fasilitas isolasi mandiri sehingga aset negara tidak menjadi sia-sia.
Seperti pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran, Asrama Haji Pondok Gede, dan fasilitas penampungan pengungsi dari Vietnam dan Kamboja di Pulau Galang. "Dalam kondisi penanganan Covid-19 saat ini, kita melihat banyak BMN yang bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang isolasi atau bahkan fasilitas observasi dan perawatan," ucapnya.
Sri Mulyani berharap Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah terus meningkatkan pemanfaatan BMN tersebut. "Sehingga dia tidak hanya berfungsi untuk pemerintahan, tapi juga bagi masyarakat dan ekonomi," tuturnya.
https://www.youtube.com/watch?v=V6kFENFYBxo

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
