
Menteri BUMN Erick Thohir. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, tidak pernah menjadikan faktor subjektivitas dalam memilih direksi perusahaan pelat merah. Indikator yang dijadikan pertimbangan sudah sangat jelas, yakni key performance indicator (KPI).
"Saya dari awal bilang dalam memilih direksi saya bukan suka atau tidak suka, (tapi) berdasarkan KPI," ujarnya di gedung DPR Jakarta, Kamis (3/9).
Oleh karena itu, Erick juga mengingatkan kepada seluruh direksi BUMN untuk terus meningkatkan kinerja perseroan. Jangan pernah merasa bahwa posisi mereka akan selamanya aman.
"Saya sangat berharap direksi yang sudah menjabat sebelum saya dan baru menjabat di zaman saya, mereka tak boleh merasa aman. Kalau mereka tadi KPI-nya tidak bagus, jangan merasa aman," jelasnya.
Erick menyebut, di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19 yang menekan hampir seluruh sektor usaha, dia berharap pada sosok pimpinan yang baik. Sebab, Covid-19 juga turut menggerus kinerja perusahaan pelat merah.
"Saya tipe pemimpin yang benar-benar mengharapkan performance BUMN itu baik, apalagi dengan kondisi Covid-19 ini, 90 persen BUMN terkena," pungkasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=fi146MLptBQ

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
