Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2020 | 02.38 WIB

Sarapan Angka Setiap Pagi, Jokowi Berharap Ekonomi Membaik

Presiden Doko Widodo - Image

Presiden Doko Widodo

JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pada kuartal III tahun ini perekonomian sudah mulai membaik. Sehingga, Ia meminta agar para menterinya segera memberikan relaksasi dan restrukturisasi secepatnya.


“Berikan yang namanya restrukturisasi kepada UKM, kepada koperasi secepat-cepatnya agar tidak kena imbas dari pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat karena 215 negara itu sama keadaannya kena pandemi covid, kena krisis ekonomi sama persis. Oleh sebab itu, kita berharap di kuartal III ini kita sudah harus naik lagi. kalau nggak gak ngerti saya betapa akan sulit kita,” ujarnya lewat virtual, Kamis (23/7).


Jokowi mengajak agar semua pihak untuk menumbuhkan ekonomi dan diungkit kembali. Ia mengaku senang terhadap pertanda pemulihan ekonomi di berbagai hal. Misalnya, aktivitas ekspor yang mulai bergerak naik dibanding bulan Mei hingga saat ini. Begitupun juga koperasi yang dengam cepat memberikan dorongan pinjaman kepada para pelaku usaha khususnya UMKM.


“Saya senang karena setiap hari saya itu dapat angka-angka. Setiap pagi sarapannya angka. kalau bapak ibu mungkin sarapannya nasi goreng atau roti kalau saya sarapannya angka-angka setiap hari. Saya senang bahwa sudah ada angka-angka yang baik. konsumsi sudah mulai terungkit naik,” jelasnya.


 Hal itu berarti, kemungkinan peredaran uang yang ada di bawah di lapisan menengah kebawah bergerak. Diantaranta, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, bansos tunai, bansos sembako yang akan sangat mempengaruhi daya beli dan konsumsi rumah tangga dan konsumsi masyarakat.


Jokowi menambahkan, perekonomian harus diungkit mulai bulan ini hingga September. Sehingga, akan lebih mudah pada kuartal 4 tahun ini. Dengan demikian, Ia memerintahkan pada semua menteri agar belanja negara dikejar selama tiga bulan ini.


“Ini kesempatan kita ada di sini dan bantuan modal kerja ini akan memperbaiki likuiditas dari koperasi. Tadi disampaikan pak Menteri koperasi nilainya dari Rp 2 miliar sampai Rp 50 miliar. Ini alhamdulillah bunganya tadi juga disampaikan 3 persen menurun. ini jg sangat kompetitif sekali," ungkap dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore